Aktivasi SIM Card Prabayar Wajib Pakai KTP dan KK Akhir Oktober 2017

PDF24    Send article as PDF   

Pada hari Rabu tanggal 12 Oktober 2017 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan diberlakukannya aturan validasi SIM Card dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) demi meningkatkan perlindungan pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia, sebagaimana dilansir kumparan.com (12/10/2017)

Aturan tersebut di atas berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 mengenai Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi dan hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan, terutama pelanggan prabayar sebagai komitmen melindungi konsumen dan untuk kepentingan national single identity, sebagaimana dilansir inet.detik.com (11/10/2017)

Dilansir tekno.liputan6.com (11/10/2017), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga meminta 19 stasiun televisi untuk mensosialisasikan aturan tersebut lewat siaran televisi dengan menayangkan running text mulai 13-30 Oktober 2017, dimana hal tersebut disampaikan dalam Surat Permohonan Dukungan Sosialisasi Pelaksanaan Program Registrasi Pelanggan Prabayar yang berisi, “Per 31 Oktober 2017 pemerintah mewajibkan semua pelanggan kartu prabayar untuk registrasi dengan validasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan nomor KK.




Berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 tersebut di atas, pelanggan SIM Card prabayar baru maupun lama wajib mendaftarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP dan Kartu Keluarga (KK). Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang dicantumkan dalam proses aktivasi tersebut kemudian dicocokkan dengan data yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga pengguna SIM Card prabayar tidak dapat lagi memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP dan Kartu Keluarga (KK)

Soal registrasi prabayar ini sebenarnya kita terlambat. Sudah sejak 2005 atau 12 tahun ada kebijakannya . Saat itu memang belum efektif karena esoksistemnya belum terbentuk,” ungkap Menkominfo Rudiantara pada Rabu tanggal 11 Oktober 2017, sebagaimana dilansir aceh.tribunnews.com (11/10/2017)

Registrasi SIM Card prabayar tersebut dimulai dari tanggal 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Bila hingga anggal 28 Februari 2018 pelanggan SIM Card prabayar belum melakukan registrasi, pelanggan tersebut diberi waktu 15 hari atau akan diblokir untuk panggilan keluar maupun pengiriman SMS keluar, lalu bila 15 hari berikutnya pelanggan SIM Card prabayar belum mendaftar, pelanggan tersebut tidak dapat melakukan panggilan keluar maupun pengiriman SMS keluar dan terakhir, pelanggan tersebut tidak dapat menggunakan seluruh layanan, termasuk data internet, sebagaimana dilansir tirto.id (11/10/2017)

Untuk layanan registrasi bagi pelanggan lama, cukup melakukan SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK# untuk kartu perdana, sedangkan bagi pelanggan lama, pelanggan tersebut dapat melakukan registrasi dengan format ULANG#NIK#NomorKK# dan informasi tersebut harus sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP dan Kartu Keluarga (KK), agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dapat berhasil. Bagi yang mengalami kegagalan dalam validasi, pelanggan SIM Card prabayar dapat melakukan registrasi ulang dan validasi dengan mengisi lembar pernyataan yang disediakan di gerai resmi operator seluler , namun jangan lupa untuk menyertakan berkas seperti e-KTP dan Kartu Keluarga (KK). Lembar pernyataan tersebut juga dipergunakan bagi masyarakat yang belum menerima KTP atau e-KTP dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan bahwa seluruh proses tersebut tidak dipungut biaya, sebagaimana dilansir teknologi.metrotvnews.com (11/10/2017)





LINE it!

Lay Cao Lay

Lay Cao Lay seringkali membaca buku-buku mengenai blogging di Toko Buku Gramedia dan seiring waktu, pengetahuan blogging Lay Cao Lay semakin meningkat dan beliau juga berharap ke depannya akan ada banyak blogger yang mendulang penghasilan dari kegiatan blogging yang ditekuni mereka. Lay Cao Lay saat ini menjadi salah seorang penulis artikel di blog Rudy Haryanto (blog yang dimiliki Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS) dan juga website One Indonesia Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: