Dua Social Media Ini Ada dalam Laporan Paradise Papers

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Masyarakat internasional kembali dikejutkan dengan laporan Paradise Papers yang dirilis International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ), dimana dalam laporan tersebut International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) menelusuri berbagai temuan sebanyak 13,4 juta file dari perusahaan firma hukum offshore Appleby Global Group Services Ltd yang berlokasi di Kepulauan Cayman, Virgin Island, Inggris dan juga perusahaan dari 19 tempat bebas pajak, sebagaimana dilansir theguardian.com (05/11/2017)

Laporan “Paradise Papers” tersebut diperoleh surat kabar Jerman Süddeutsche Zeitung dan dibagikan oleh Konsorsium Investigasi Internasional bersama mitra, termasuk Guardian, BBC dan New York Times. Penyelidikan laporan yang didasarkan data yang diperoleh mulai dari 70 tahun lalu dan muncul pada saat meningkatnya ketimpangan pendapatan global tersebut dilakukan oleh lebih dari 380 wartawan dengan menghabiskan waktu hingga satu tahun, sebagaimana dilansir icij.org (05/11/2017)

Laporan “Paradise Papers” mengungkap sejumlah skandal keuangan internasional yang dilakukan sejumlah tokoh terkenal dunia internasional dan juga dua social media terkenal dunia,sebagaimana dilansir theguardian.com (05/11/2017). Yup, Facebook dan Twitter disebut-sebut dalam laporan “Paradise Papers” sebagai penerima dana investasi ratusan juta dolar, dimana berdasarkan data yang dimiliki perusahaan firma hukum offshore Appleby Global Group Services Ltd yang berlokasi di Kepulauan Cayman, Virgin Island, Inggris, miliuner Rusia Yuri Milner ((orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin) dan juga salah seorang pemegang saham sebuah perusahaan yang dimiliki oleh Jared Kushner (menantu dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump)) menginvestasikan US$ 191 juta yang diperoleh dari VTB Bank (bank asal Kremlin, Rusia)) ke Twitter dan US$ 1 miliar ke Facebook (berkat deal khusus yang dilakukan oleh Gazprom (raksasa energi asal Rusia)), sebagaimana dilansir marketwatch.com (06/11/2017)

Dua Social Media Ini Ada dalam Laporan Paradise Papers

Sumber: http://nypost.com



Data tersebut menjadi sensitif, mengingat dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat 2016 yang dimenangkan Donald Trump, Rusia diduga melakukan intervensi dalam event empat tahunan yang dilakukan di Amerika Serikat tersebut, bahkan berdasarkan laporan hasil investigasi yang dilakukan Facebook, ditemukan adanya 470 akun palsu yang dikendalikan oleh Rusia dalam rangka mempengaruhi para pemilih Amerika Serikat saat itu, sebagaimana dilansir kumparan.com (06/11/2017)

Dua Social Media Ini Ada dalam Laporan Paradise Papers

Sumber: https://www.nytimes.com

Washington DC saat itu telah menuding pemerintah Rusia dengan tuduhan campur tangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2016 yang berakhir dengan kemenangan Donald Trump serta menyebarkan propaganda yang mempengaruhi para pemilih di Amerika Serikat melalui Twitter dan Facebook. Presiden Amarika Serikat (saat itu) Barack Obama bahkan memerintahkan aparat keamanan untuk menyita dua kompleks diplomatik dan mengusir sejumlah diplomatik Rusia dari Amerika Serikat sebagai sanksi terkait tuduhan tersebut. Meski demikian, tuduhan tersebut telah berulangkali dibantah oleh Kremlin, sebagaimana dilansir news.okezone.com (06/11/2017)

Dua Social Media Ini Ada dalam Laporan Paradise Papers

Sumber: https://www.nytimes.com





indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: