13 November 2017 Aksi Unjuk Rasa Kembali Diadakan oleh Komunitas Ini

Beberapa waktu lalu (tepatnya pada tanggal 23 Oktober 2017) aksi unjuk rasa diadakan di depan Balai Kota DKI Jakarta oleh warga yang tergabung dalam Komunitas Anak Bangsa terkait ucapan “pribumi” yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017

Dalam pidatonya yang pertama itu kan dia sempat menyinggung tentang ras, perbedaan antara pribumi dan non-pribumi. Harusnya dia sebagai gubernur bijak dalam menyampaikan kata-kata, ternyata beliau keseleo, akhirnya menyampaikan hal-hal yang menyinggung,” ungkap Andreas Rehiary (salah satu koordinator aksi unjuk rasa), sebagaimana dilansir kontan.co.id (23/20/2017)

Beberapa minggu kemudian (tepatnya pada hari Kamis tanggal 09 November 2017) beredar pesan dalam salah satu grup WhatsApp bahwa Komunitas Anak Bangsa akan kembali mengadakan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 13 November 2017 untuk menuntut pertanggungjawaban dan juga mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta maaf kepada seluruh warga DKI Jakarta terkait ucapan “pribumi” yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pidato perdana beliau pada tanggal 16 Oktober 2017 tersebut

Menanggapi rencana aksi unjuk rasa tersebut, salah seorang sumber terpercaya (yang tidak mau disebutkan namanya) terkait aksi unjuk rasa tersebut, mengungkapkan kepada Founder Indonesia Satu dan IDNEWS via WhatsApp bahwa aksi unjuk rasa tersebut rencananya akan dihadiri oleh 500 orang dengan tujuan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani petisi yang dibuat oleh Komunitas Anak Bangsa dalam aksi unjuk rasa pada tanggal 23 Oktober 2017 Balai Kota DKI Jakarta

Petisi yang dibuat oleh Komunitas Anak Bangsa tersebut berisi lima butir, yaitu:

1) Mengecam pidato Anda sebagai Gubernur pada tanggal 16 Oktober 2017, tentang “kebangkitan pribumi”
2) Menuntut klarifikasi Anda sebagai Gubernur tentang arti dan pemahaman “pribumi”
3) Menuntut Gubernur DKI Jakarta, untuk minta maaf kepada masyarakat luas
4) Tidak mengulangi cara-cara yang bersifat dan terlihat memprovokasi masyarakat luas
5) Bersedia menandatangani petisi yang kami buat

13 November 2017 Aksi Unjuk Rasa Kembali Diadakan oleh Komunitas Ini

Sebagai info tambahan, saat itu petisi telah disampaikan, namun belum ditandatangani, karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang tidak berada di Balai Kota DKI Jakarta

Apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersedia menandatangani petisi tersebut dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat DKI Jakarta, sesuai tuntutan yang diajukan Komunitas Anak Bangsa ??? Kita tunggu saja kelanjutannya

13 November 2017 Aksi Unjuk Rasa Kembali Diadakan oleh Komunitas Ini

indonesiasatu

Website resmi Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Founder Indonesia Satu dan IDNEWS, Bacaleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia dan Freelance Writer UC We-Media)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: