BBM Satu Harga di Nias dan Mentawai

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga saat ini menunjukkan perkembangan yang positif dan menanggapi hal tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan bahwa wujud realisasi Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah dalam menjalankan program yang telah dicanangkan

Kalau BBM Satu Harga itu komitmennya pasti. Bapak Presiden sudah memerintahkan saya membuat Peraturan Menteri BBM satu harga pada RON 88 (Premium) dan Solar 48,” tegas Ignasius Jonan, sebagaimana dilansir finance.detik.com (15/08/2017)

Seiring dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga tersebut, PT. Pertamina (Persero) terus melaksanakan program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), dimana PT. Pertamina (Persero) telah meresmikan pengoperasian empat SPBU di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang merupakan bagian dari program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga

BBM Satu Harga di Nias dan Mentawai

Sumber: https://economy.okezone.com

Manager Regional Retail Fuel Marketing MOR I PT. Pertamina (Persero) Agus Taufik Harahap mengungkapkan bahwa saat ini ada dua titik yang meliputi SPBU Kompak 16.228.023 di Desa Onolimbu, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat dan SPBU Kompak 16.253.121 di Tua Pejat KM 12, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai

Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Lahomi Nias Barat bersumber dari TBBM Gunung Sitoli yang berjarak sekitar 58 km dengan menggunakan moda transportasi mobil tangki dan pasokan untuk Sipora Utara bersumber dari BBM Teluk Kabung yang berjarak sekitar 145 km dengan tiga moda, yaitu mobil tangki, kapal dan pikap

Dengan tambahan dua titik tersebut, berarti telah ada empat titik SPBU BBM satu harga dari sembilan titik yang ditargetkan di Sumbagut tahun ini,” ungkap Agus Taufik Harahap, sebagaimana dilansir liputan6.com (04/12/2017)

Dengan pengoperasian dua SPBU baru tersebut, PT. Pertamina (Persero) secara konsisten menunjukkan peran pentingnya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui pengoperasian SPBU Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil), setelah sebelumnya PT. Pertamina bersama mitranya telah mengoperasikan dua titik SPBU Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga, yaitu SPBU-N di Desa Telo, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan dan SPBU Kompak di Desa Saibi Samuk, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai

Keberadaan SPBU di wilayah tersebut sangat very important bagi upaya pemerintah mendongkrak perekonomian setempat,” tutup Agus Taufik Harahap, sebagaimana dilansir dailymail.co.id (04/12/2017)

Sebagai info tambahan, sebelum adanya SPBU Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga, Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk transportasi darat, laut dan usaha perikanan di Lahomi, Nias Barat seharga Rp 9.000,- per liter premium dan Rp 8.000,- per liter solar

Sementara itu, di Sipora Utara, Kepulauan Mentawai, Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk transportasi darat dan pertanian seharga Rp 10.000,- per liter premium dan Rp 8.500,- per liter solar

Saat ini dengan keberadaan SPBU-N dan SPBU Kompak di titik lokasi Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga, masyarakat dapat membeli premium seharga Rp 6.450,- dan solar seharga Rp 5.150,- per liter

BBM Satu Harga di Nias dan Mentawai

Sumber: https://pemeriksaanpajak.com

indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: