Dukung Donald Trump, Ini Yang Arab Saudi Tawarkan

PDF24    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, dalam pidato yang disampaikan di Gedung Putih pada hari Rabu tanggal 06 Desember 2017, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa sudah saatnya bagi Amerika Serikat untuk mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Saya telah menetapkan bahwa sekarang saatnya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Setelah lebih dari dua dekade penundaan (kebijakan pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem sesuai UU Kongres AS tahun 1995), kita tidak lagi mendekati kesepakatan damai antara Israel dan Palestina,” ungkap Donald Trump, sebagaimana dilansir edition.cnn.com (06/12/2017)

Dukung Donald Trump, Ini Yang Arab Saudi Tawarkan

Sumber: https://www.bbc.com

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat untuk segera memindahkan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem sebagai simbol pengakuan

Lebih lanjut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga meminta Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyewa jasa kontraktor dan arsitek unggulan demi membangun kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem yang akan menjadi lambang perdamaian yang agung

Saya juga mengarahkan Departeman Luar Negeri untuk memulai persiapan untuk memindahkan kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem,” lanjut Donald Trump, sebagaimana dilansir tirto.id (07/12/2017)

Menanggapi keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut, Arab Saudi dikabarkan mengajukan prakarsa perdamaian Israel-Palestina dengan menawarkan Abu Dis (sebuah kota dekat Yerusalem Timur) untuk menjadi Ibu Kota Palestina sebagai alternatif jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebagaimana dilansir middleeastmonitor.com (06/12/2017)

Dilansir New York Times, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengajukan proposal saat menerima kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas ke Riyadh pada bulan November 2017

Dalam proposal tersebut Arab Saudi akan mendapatkan wilayah yang bersebelahan di Tepi Barat dan Jalur Gaza, dimana mereka memiliki kedaulatan parsial, sedangkan permukiman Israel di Tepi Barat tetap dipertahankan

Lebih lanjut, proposal tersebut tidak memberikan hak bagi pengungsi Palestina dan keturunannya yang tinggal di negara lain untuk kembali ke Israel

Arab Saudi memberi waktu dua bulan bagi Abbas untuk menanggapi tawaran tersebut, namun Presiden Palestina Mahmoud Abbas tampaknya menolak hal tersebut dan menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina

Dukung Donald Trump, Ini Yang Arab Saudi Tawarkan

Sumber: https://www.middleeastmonitor.com

Sementara itu, rencana untuk menawarkan Abu Dis (sebuah kota dekat Yerusalem Timur) untuk menjadi Ibu Kota Palestina tersebut digagas oleh Amerika Serikat, dimana pada bulan Agustus 2017 Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengirim delegasi Amerika Serikat ke Timur Tengah yang dipimpin oleh penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner. Selama pembicaraan tersebut pejabat Palestina tampak berang dan bahkan menyebut tim yang dipimpin oleh Jared Kushner tersebut sebagai penasihat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sebagaimana dilansir alaraby.co.uk (04/12/2017)

Pada bulan Oktober 2017 Jared Kushner melakukan kunjungan rahasia ke Arab Saudi sebelum pergi ke Israel untuk membahas proses perdamaian Timur Tengah. Pejabat Eropa, Arab dan Palestina yang mendengar pembicaraan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Riyadh tersebut menyatakan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman menawarkan wilayah bersebelahan di Tepi Barat, dimana Palestina memiliki kedaulatan terbatas

Sebagai info tambahan, berdasarkan kesepakatan Oslo, Abu Dis dikategorikan sebagai wilayah B, yang dikelola bersama Israel dan Otoritas Palestina

Dukung Donald Trump, Ini Yang Arab Saudi Tawarkan

Sumber: https://www.bbc.com

indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: