Muhammad Ali Seharusnya Masih Hidup Jika Turuti Saran Dokter yang Satu Ini

PDF24 Creator    Send article as PDF   

Para pembaca mungkin ada yang mengetahui bahwa Ferdie Pacheco (dokter yang menjadi cutman petinju legendaris Muhammad Ali) telah meninggal pada tanggal 16 November 2017 di Tampa, Florida, Amerika Serikat dalam usia 89 tahun, namun sebelum meninggal dunia, Ferdie Pacheco menyampaikan penyesalan yang sangat dalam terkait kekekeliruan beliau dalam menjaga kesehatan petinju legendaris Muhammad Ali tersebut

Seusai bertarung melawan Joe Frazier tahun 1975, seharusnya Ali pensiun. Dokter Frank Guardino dari Komisi Atletik New York suatu ketika pernah memberitahu saya bahwa dari hasil pemeriksaan medis menunjukkan, ginjal Ali sudah hancur. Guardino lantas meminta saya agar menyarankan Ali untuk pensiun, demi kesehatannya di masa tua. Dia juga bilang bahwa tidak akan mengumumkan ke publik soal temuan bahwa ginjal Ali sudah rusak parah, namun Guardino tidak akan pernah lagi mengeluarkan izin bagi Ali untuk bertanding di New York. Ali memilih untuk mengambil risiko, dan harga itulah yang harus dia bayar di masa tuanya,” ungkap Ferdie Pacheco yang disampaikan dalam otobiografi beliau berjudul “Blood In My Coffee




Ferdie Pacheco menyampaikan temuan dokter Frank Guardino dari Komisi Atletik New York tersebut lewat sepucuk surat kepada Veronica (istri ketiga Muhammad Ali), Angelo Dundee (pelatih Muhammad Ali yang telah meninggal dunia pada tanggal 03 Juni 2012 dalam usia 90 tahun) dan Herbert Muhammad (manajer Muhammad Ali), namun tidak satu pun dari mereka bertiga yang merespon surat yang dikirim oleh Ferdie Pacheco tersebut, sehingga Ferdie Pacheco akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tim Muhammad Ali pada tahun 1977 (seusai sang petinju legendaris dunia tersebut bertanding melawan Ernie Shavers). Muhammad Ali saat itu masih meneruskan karier tinju beliau hingga pensiun pada tahun 1981 (setelah kalah angka 10 ronde dari Trevor Berbick dalam pertarungan di Bahama)

Muhammad Ali Seharusnya Masih Hidup Jika Turuti Saran Dokter yang Satu Ini

Sumber: https://sport.tempo.co

Akibat mengabaikan saran dari dokter Frank Guardino yang disampaikan lewat sepucuk surat dari Ferdie Pacheco tersebut, Muhammad Ali terserang sindrom parkinson dan sebelum meninggal, beliau menderita kelumpuhan dan tidak dapat berbicara sejak tahun 2013. Selain itu, Muhammad Ali juga diketahui menderita berbagai macam komplikasi penyakit, diantaranya pneumonia

Sebagai info tambahan, Ferdie Pacheco bertemu dengan Muhammad Ali pertama kali pada tahun 1960 di sasana tinju milik Angelo Dundee yang berlokasi di 5th Street Gym, Miami, Florida, Amerika Serikat saat sang petinju legendaris tersebut masih bernama Cassius Clay. Sejak saat itu, trio tersebut selalu bersama hingga suatu saat di pertengahan tahun 1970 an, Ferdie Pacheco meneliti bahwa reaksi dan kecepatan Muhammad Ali telah menurun, sehingga Ferdie Pacheco menyarankan Muhammad Ali untuk menggantungkan sarung tinju beliau alias pendiun dari dunia tinju yang membesarkan dirinya

Muhammad Ali Seharusnya Masih Hidup Jika Turuti Saran Dokter yang Satu Ini

Sumber: http://www.bbc.com


indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: