DAHSYAAAAAAAT !!! Ternyata Ini Lho Yang Membuat Israel Sulit Ditembus

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada hari Rabu tanggal 06 Desember 2017, dalam pidato di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Saya telah menetapkan bahwa sekarang saatnya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Setelah lebih dari dua dekade penundaan (kebijakan pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem sesuai UU Kongres AS tahun 1995), kita tidak lagi mendekati kesepakatan damai antara Israel dan Palestina,” tegas Donald Trump, sebagaimana dilansir edition.cnn.com (06/12/2017)

Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut menuai penolakan dari banyak negara di dunia, termasuk Indonesia, meski ada juga sejumlah negara yang mendukung keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut, diantaranya Republik Ceko, Taiwan, Vanuatu dan Israel

Meski demikian, kenyataannya ialah Israel bukanlah negara yang dapat dipandang sebelah mata, karena Israel memiliki kekuatan militer yang tisak dapat diremehkan, sehingga sangat sulit bagi negara-negara lainnya untuk menyerang dan menghancurkan negara Israel. Berdasarkan Global Military Index, Israel memiliki anggaran pertahanan hingga US$ 15,5 miliar dan salah satunya digunakan untuk membangun infrastruktur pertahanan terhadap serangan dari luar, termasuk membangun sistem pertahanan serangan udara yang disebut Iron Dome (Kubah Besi)

Iron Dome (Kubah Besi) bukan berbentuk selayaknya kubah, bahkan wujud kubah tidak terlihat pada umumnya, namun istilah Iron Dome (Kubah Besi) dipakai untuk menggambarkan sistem pertahanan udara yang benar-benar melindungi seluruh wilayah Israel sebagaimana halnya kubah




Dilansir dari NBCNews, sistem pertahanan rudal tersebut berfungsi sebagai penangkal rudal yang diluncurkan ke arah Israel, dimana akun Twitter resmi militer Israel menyatakan bahwa sejauh ini Iron Dome (Kubah Besi) telah berhasil melumpuhkan roket–roket yang diluncurkan ke wilayah Israel

DAHSYAAAAAAAT !!! Ternyata Ini Lho Yang Membuat Israel Sulit Ditembus

Sumber: http://jogja.tribunnews.com

Iron Dome (Kubah Besi) itu sendiri merupakan singkatan dari Dual Mission Counter Rocket, Artillery and Mortar and Very Short Range Air Defense System dan dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense System terhitung sejak tahun 2007 (sejak ekskalasi konflik meningkat).
Iron Dome (Kubah Besi) sanggup melumpuhkan serangan roket udara dengan menggunakan rudal bertenaga baterai, karena Iron Dome (Kubah Besi) memiliki sensor sensitif yang mampu mengenali serta melumpuhkan ancaman roket jarak dekat dan jarak menengah

Setidaknya terdapat tiga bagian inti sistem pertahanan rudal dalam Iron Dome (Kubah Besi) yang dipasang secara portable, yaitu sistem radar yang terus mengawasi kawasan udara dengan jangkauan hingga radius 40 mil persegi, dimana segala benda tidak dikenal yang melewati kawasan tersebut akan ditangkap oleh peralatan yang dipasang di sebuah truk pengendali, lalu semua informasi diolah untuk menentukan apakah akan melakukan penangkalan ataupun sebaliknya

Jika keputusan pencegatan diambil, data tersebut akan segera dikirimkan ke unit interceptor (pencegat) yang akan meneruskan perintah untuk meluncurkan misil penangkal rudal yang telah diprogram sedemikian rupa, sehingga sanggup mengenali ancaman tersebut. Israel menyatakan bahwa militer Israel meluncurkan rudal penangkal serangan dalam jumlah yang banyak sekaligus untuk mengantisipasi serangan roket yang lebih besar, dimana tiap rudal yang diluncurkan Iron Dome (Kubah Besi) setidaknya menghabiskan anggaran sekitar US$ 40 ribu, namun Israel menganggap bahwa harga tersebut sebanding dengan efektivitas yang ditunjukan oleh sistem pertahanan rudal canggih tersebut

DAHSYAAAAAAAT !!! Ternyata Ini Lho Yang Membuat Israel Sulit Ditembus

Sumber: http://jogja.tribunnews.com

Selain itu, militer Israel bahkan menyatakan bahwa pihaknya berhasil melumpuhkan roket-roket yang diluncurkan oleh Hamas dan sistem pertahanan rudal tersebut juga mampu mengenali arah roket yang datang, dimana jika mengarah ke wilayah padat penduduk, skema pencegatan akan segera dilakukan, namun ketika roket mengarah kepada wilayah yang tidak didiami penduduk, biasanya akan dibiarkan begitu saja, karena tidak menimbulkan kerusakan dan korban

Pengembangan Iron Dome (Kubah Besi) tersebut tidak terlepas dari peran serta Amerika Serikat, dimana pada awal pengembangannya, pemerintahan Amerika Serikat (yang saat itu masih dipimpin oleh Presiden Barack Obama) mengucurkan US$ 200 juta dalam rangka pengembangan Iron Dome (Kubah Besi)

DAHSYAAAAAAAT !!! Ternyata Ini Lho Yang Membuat Israel Sulit Ditembus

Sumber: https://www.algemeiner.com


indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: