GAWAT !!! Ini Ancaman Donald Trump Bagi Negara-negara Pendukung Resolusi PBB Terkait Yerusalem

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam pidato pada tanggal 06 Desember 2017 di Gedung Putih, untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tersebut menuai kecaman dari banyak negara di dunia, termasuk Indonesia

Dewan Keamanan PBB pun akhirnya mengadakan sidang untuk membahas keputusan kontroversial dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dimana Mesir mengajukan resolusi yang berisi semua negara diminta untuk menahan diri melakukan misi diplomatik di kota suci Yerusalem, yang merujuk kepada resolusi yang dikeluarkan PBB pada tahun 1980, dan tanpa menyebut nama negara, rancangan tersebut menyatakan penyesalan mendalam atas sebuah keputusan yang belum lama ini dibuat mengenai status Yerusalem

Dalam sidang Dewan Keamanan PBB tersebut, Amerika Serikat telah mengeluarkan veto terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang menolak keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley mengungkapkan bahwa draft resolusi Dewan Keamanan PBB tersebut merupakan sebuah penghinaan dan juga mewanti-wanti bahwa Amerika Serikat tidak akan melupakan pengajuan draft resolusi Dewan Keamanan PBB tersebut, sebagaimana dilansir Associated Press

Ini adalah bukti tambahan bahwa PBB melakukan lebih banyak mudarat ketimbang manfaat dalam menangani konflik Israel-Palestina. Hari ini, hanya karena menentukan di mana kami akan meletakkan kedutaan besar saja, Amerika Serikat dipaksa membela kedaulatannya. Catatan akan menunjukkan bahwa kami melakukan ini dengan bangga,” ungkap Nikki Haley

Karena tidak memperoleh titik temu dalam sidang Dewan Keamanan PBB tersebut, Yaman dan Turki kemudian mengajukan pemungutan suara dalam sidang Majelis Umum PBB pada tanggal 21 Desember 2017 guna menanggapi keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Menanggapi hal tersebut, Nikki Haley menegaskan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB tersebut untuk melaporkan negara-negara yang menentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pemungutan suara tersebut

Presiden akan mengamati pemungutan suara dengan hati-hati dan sudah meminta saya melaporkan tentang negara-negara yang menentang kami. Pengumuman Presiden sama sekali tidak akan memengaruhi perundingan status akhir, termasuk perbatasan khusus atas kedaulatan Israel di Yerusalem. Presiden juga membuat jelas dukungan atas status quo (keadaan saat ini) dari lokasi-lokasi suci Yerusalem,” tegas Nikki Haley




Lebih lanjut, Nikki Haley kembali menegaskan peringatan dirinya lewat pesan di akun Twitter @nikkihaley bahwa Amerika Serikat akan mencatat nama-nama negara yang menentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pemungutan suara tersebut

Pernyataan Nikki Haley tersebut diperkuat dengan ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan bantuan keuangan kepada negara-negara yang mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menentang Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Mereka mengambil jutaan dolar dan bahkan miliaran dolar dan mereka memberi suara yang menentang kita. Biarkan mereka bersuara menentang kita. Kita akan menghemat banyak. Kita tidak perduli. Ini tidak seperti dulu dimana mereka bisa memilih melawan kami [AS] dan kemudian kami membayar mereka ratusan juta dolar. Kami tidak akan dimanfaatkan lagi. Saya suka pesan yang dikirimkan Nikki kemarin di PBB kepada negara-negara itu, yang menerima uang kita dan kemudian mereka besuara menentang kita di Dewan Keamanan, atau mereka yang berpotensi menentang kita di majelis (Majelis Umum PBB),” tegas Donald Trump, sebagaimana dilansir theguardian.com (20/12/2017)

GAWAT !!! Ini Ancaman Donald Trump Bagi Negara-negara Pendukung Resolusi PBB Terkait Yerusalem

Sumber: https://www.youtube.com

 

Ancaman pemutusan bantuan keuangan tersebut terutama ditujukan kepada negara-negara anggota PBB di Afrika, Asia, dan Amerika Latin yang dianggap lebih rentan terhadap tekanan Amerika Serikat, termasuk Mesir yang merancang resolusi Dewan Keamanan PBB terkait status Yerusalem dan dinilai sangat rentan, karena Mesir menerima bantuan keuangan sebesar US$ 1,2 miliar dari Amerika Serikat pada tahun 2016

GAWAT !!! Ini Ancaman Donald Trump Bagi Negara-negara Pendukung Resolusi PBB Terkait Yerusalem

Sumber: https://beinglibertarian.com

Meski demikian, ancaman pemutusan bantuan keuangan tersebut juga dapat terjadi di negara-negara lainnya, termasuk Inggris yang berharap dapat menegosiasikan kesepakatan perdagangan cepat antara Brexit dan Washington



indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: