Ini Alasan MUI Persilahkan Umat Islam Ucapkan Selamat Natal

PDF24 Tools    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, setiap tanggal 25 Desember seluruh umat Nasrani di seluruh dunia merayakan hari Natal, namun banyak kalangan yang melarang umat Islam untuk mengucapkan selamat hari Natal kepada umat Nasrani, baik di jejaring media sosial, pesan berantai ataupun diucapkan langsung seorang ustad maupun ulama

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa hingga saat ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum mengeluarkan fatwa terkait muslim yang mengucapkan selamat hari Natal kepada umat Nasrani, sehinnga tidak ada larangan bagi seorang muslim melakukan hal tersebut

Saya kira silahkan saja, yang tidak boleh itu menggunakan atribut Natal,” ungkap Ma’ruf Amin, sebagaimana dilansir amp.kontan.co.id (24/12/2017)




Lebih lanjut, Ma’ruf Amin juga menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), melalui fatwa Nomor 56 Tahun 2016, telah melarang setiap perusahaan memaksakan karyawannya, yang bukan beragama Kristen, untuk mengenakan atribut Natal, namun fatwa tersebut bukanlah dasar bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam maupun kelompok-kelompok pemuda Islam untuk melakukan sweeping

Kewenangan kita adalah memberikan fatwa, yang mengeksekusi adalah pihak keamanan, dalam hal ini Polri,” tegas Ma’ruf Amin, sebagaimana dilansir wartakota.tribunnews.com (23/12/2017)

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengungkapkan bahwa persoalan fatwa mengenai pengucapan selamat hari Natal tergolong ikhtilaf alias terdapat perbedaan pendapat antara para ulama, dimana pengucapan selamat hari Natal akan dikatakan haram apabila pengucapan itu diilhami sebagai bagian dari ritual keagamaan umat Nasrani

Kalau itu termasuk kategori haram,” ungkap Amirsyah Tambunan sebagaimana dilansir jawapos.com (24/12/2017)

Meski demikian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak mempermasalahkan jika umat muslim ingin mengucapkan selamat hari Natal hanya sekadar untuk menghargai kebhinekaan Indonesia

Selama tidak bagian dari ritual, kalau kata kyai Ma’ruf Amin, silahkan,” lanjut Amirsyah Tambunan

Sebagai info tambahan, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Ma’arif tidak mempermasalahkan jika ada umat Islam yang memberi ucapan Selamat Natal, karena ucapan selamat hari raya agama lain merupakan salah satu bentuk bentuk menghargai sesama pemeluk agama, bahkan para ulama di Mesir memperbolehkan seorang muslim mengucapkan selamat hari Natal

Bagi saya tidak apa. Saya sudah puluhan tahun mengucapkan. Tidak ada masalah dan biasa saja,” ungkap Ahmad Syafii Ma’arif, sebagaimana dilansir viva.co.id (22/12/2017)

Ini Alasan MUI Persilahkan Umat Islam Ucapkan Selamat Natal

Sumber: https://www.jawapos.com


indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: