Inilah Peluru-peluru Tajam La Nyalla untuk Prabowo Subianto di Tahun Politik

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, La Nyalla (mantan Ketua Ketua Umum PSSI) yang sebelumnya berjuang mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra dan juga dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya gagal maju sebagai cagub dalam Pilkada Jawa Timur 2018

Pada hari Selasa tanggal 11 Januari 2018 pemilik nama lengkap La Nyalla Mahmud Mattaliti tersebut menggelar jumpa pers di Restoran Mbok Berek, Jl Prof Dr Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan dan dalam acara tersebut La Nyalla mengungkakan tudingan serius yang ditujukan kepada Partai Gerindra, dimana beliau diminta uang sebesar miliaran rupiah oleh Partai Gerindra dan juga oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar rekomendasi sebagai bacagub Jawa Timur turun

La Nyalla mengaku bahwa beliau pertama kali diminta duit untuk uang saksi pada tanggal 09 Desember 2017, namun La Nyalla tidak merinci uang saksi tersebut untuk ajang pesta demokrasi yang mana

Ada saat tanggal 9 itu yang ditanyakan uang saksi. Kalau siapkan uang saksi, saya direkom tapi kalau uang saksi dari 68.000 TPS dikali Rp 200.000,- per orang dikali 2 berarti Rp 400.000,-. Itu sekitar Rp 28 miliar. Tapi, yang diminta itu Rp 48 miliar dan harus diserahkan sebelum tanggal 20 Desember 2017. Nggak sanggup saya, ini namanya saya beli rekom, saya nggak mau,” ungkap La Nyalla, sebagaimana dilansir news.detik.com (11/01/2018)

Inilah Peluru-peluru Tajam La Nyalla untuk Prabowo Subianto di Tahun Politik

Sumber: https://www.viva.co.id

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum PSSI tersebut juga mengaku bahwa beliau diminta uang sebesar Rp 170 miliar oleh seorang petinggi Partai Gerindra terkait keinginan dirinya untuk diusung oleh Partai Gerindra sebagai bacagub Jawa Timur, namun permintaan tersebut tidak dipenuhi, karena La Nyalla telah bernazar bahwa dirinya tidak akan membeli rekomendasi untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur 2018

Menurut La Nyalla, permintaan uang tersebut disampaikan melalui Tubagus Daniel Hidayat (seorang pengusaha yang selama ini telah dianggap sebagai adik dan dipercaya menjadi bendahara tim pemenangan La Nyalla). La Nyalla menduga hal tersebut menjadi alasan Partai Gerindra batal mengusung dirinya dan La Nyalla memiliki sejumlah bukti berupa rekaman pembicaraan lewat telepon




Dalam jumpa pers tersebut, La Nyalla juga mengaku bahwa beliau telah menyetorkan sejumlah uang kepada pria berinisial F untuk mendapatkan surat rekomendasi cagub Jawa Timur dari Partai Gerindra, namun La Nyalla tidak menyebutkan siapa pria yang dimaksud dan jumlah uang yang telah disetor

Kenapa kita enggak direkomendasi juga. Daniel telfon orang Hambalang, ditanya (orang Hambalang) siapkan Rp170 (miliar), nanti akan langsung dibawa ke Prabowo langsung. PAN sudah beres,” tutur La Nyalla, sebagaimana dilansir sebarr.com (11/01/2018)

Mantan ketum PSSI tersebut mengaku bahwa dirinya dibentak-bentak oleh Prabowo Subianto saat membahas hal uang dan La Nyalla tidak terima serta kecewa dengan sikap mantan Danjen Kopassus tersebut, padahal La Nyalla mengklaim jasa-jasa beliau untuk Partai Gerindra tersebut tidak kecil

Yang jadi penyesalan, saya ini kader Gerindra sejak 2009 yang berjuang untuk 08 (Prabowo, -red) sampai 2018, saya geer (gede rasa) ternyata. Ultah Bu Rachma (Waketum Gerindra Rachmawati Soekarnoputri) di Hambalang saya dipanggil ketemu sama 08, disampaikan saya ingin maju kemudian saya minta izin. Sudah pernah ketemu Amien Rais, terakhir sama 08 sudah ok. Prabowo sempat ngomong, ‘siapkan kamu sanggup 200 miliar ?’ ‘500 saya siapkan, kata saya karena di belakang saya banyak didukung pengusaha-pengusaha muslim’. Sambil Pak Prabowo marah-marah sama saya, maki-maki saya. Saya dalam hati, nih orang kok sakit apa ? Kok ngomongin duit Pilpres 2014, emangnya saya ikut campur sama duit Pilpres 2014,” ucap La Nyalla, sebagaimana dilansir news.detik.com (12/01/2018)

Saking kecewanya, La Nyalla bahkan menegaskan bahwa beliau akan keluar dari Partai Gerindra dan juga tidak mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019

Mohon maaf saya orang bego kalau masih mau mendukung Prabowo. Saya sudah berjuang habis-habisan dari 2009 sampai kemarin bendera Gerindra di Jawa Timur saya pasang. Balasannya dia sia-siakan saya. Saya tidak akan lagi di Gerindra,,” tegas La Nyalla dengan nada kecewa, sebagaimana dilansir viva.co.id (11/01/2018)

Inilah Peluru-peluru Tajam La Nyalla untuk Prabowo Subianto di Tahun Politik

Sumber: http://www.tribunnews.com


oneindonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: