Profesor Bakteriologi Ini Menduga Donald Trump Mengidap Penyakit Kelamin Sifilis

PDF24    Send article as PDF   

Sebagaimana diketahui bersama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak henti-hentinya menghiasi pemberitaan, dimana beliau lebih banyak menghiasi sejumlah media daripada orang lain

Sebelumnya, sang Presiden Amerika Serikat ke-45 tersebut menyebut dirinya sebagai “jenius yang stabil” melalui pernyataan yang ditulis dalam akun Twitter pribadi beliau tersebut yang sekaligus juga merespon publikasi buku Michael Wolff yang berjudul “Fire and Fury”

Twit Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membahas kesehatan mental beliau tersebut berbuntut panjang, dimana sejumlah orang di Swedia bereaksi atas pernyataan tersebut

Dilansir Expressen (06/01/2018), seorang profesor bakteriologi klinis bernama Agnes Wold menawarkan sebuah perawatan mental untuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Menurut Profesor Agnes Wold yang aktif di Akademi Sahlgrenska di Universitas Gotherburg, perawatan yang diusungnya tersebut tidak konvensional

Usai suami Melania Trump tersebut mengungkapkan kepribadiannya dengan begitu jumawa, Profesor Agnes Wold pun ikut berkomentar

Wow! Bisakah kita membuat sebuah dugaan sifilis stadium akhir ?” demikian cuitan sang profesor bakteriologi klinis tersebut di hadapan 30 ribu pengikutnya dalam akun Twitter beliau

Sifilis atau yang akrab disebut raja singa merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum dan dikategorikan sebagai Infeksi Menular Seksual (IMS)




Dilansir Sputnik (09/01/2018), kondisi sifilis tingkat lanjut ternyata mampu menyebabkan kerusakan pada jantung, bahkan sejumlah organ termasuk yang paling penting, termasuk otak, juga dapat berfungsi dengan tidak semestinya

Lebih lanjut, sifilis dapat menyebabkan timbulnya kondisi mental, meski tidak seperti kegilaan dan selidik punya selidik, Profesor Agnes Wold ternyata mengungkapkan bahwa apa yang beliau katakan ternyata hanya sebagai guyonan dan Hal tersebut diklarifikasi oleh sang cucu pemenang hadiah Nobel dalam bidang kimia, yaitu Svante Arrhenius

Itu adalah lelucon. Saya tidak benar-benar mengira megalomania-nya disebabkan oleh sifilis,” ungkap Svante Arrhenius

Meski begitu, beliau mengakui bahwa obsesi berlebihan terhadap diri sendiri karena merasa yang paling hebat mungkin juga termasuk dalam gejala yang disebabkan karena sifilis

Profesor Bakteriologi Ini Menduga Donald Trump Mengidap Penyakit Kelamin Sifilis

Sumber: http://www.grid.id


indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Bacaleg DPR RI dapil Jawa Tengah 3 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: