Kapolri Minta Para Perwira Polri yang Ikut Pilkada Segera Mundur dari Kepolisian

PDF24    Send article as PDF   

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut selain 3 jenderal polisi yang ikut Pilkada Serentak 2018, masih ada 7 perwira polisi lainnya yang maju dalam Pilkada Serentak 2018. Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menjelaskan bahwa saat ini tiga jenderal polisi tersebut telah dimutasi dari jabatan struktural dan non-job

“10 perwira yang ikut Pilkada tingkat dua dan tingkat satu. Tiga orang tingkat satu. Tingkat duanya ada tujuh. Kita minta undurkan diri. Saya juga me non-job kan, Minggu lalu sudah keluar TR-nya. Minggu ini kita laksanakan,” jelas Jenderal Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir jateng.tribunnews.com (12/01/2018)




Lebih lanjut, Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan bahwa tiga jenderal polisi yang maju dalam Pilkada Serentak 2018 tesebut telah mengajukan surat pengunduran diri dan masih dalam proses di Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polri

Saya kira SDM sudah cek satu persatu. Ada juga yang sudah masuk (surat pengunduran diri). Kalau tidak salah itu (surat pengunduran diri) juga persyaratan untuk mendaftar ke KPU,” ungkap mantan Kepala BNPT tersebut, sebagaimana dilansir tribunnews.com (12/01/2018)

Jenderal Tito Karnavian juga meminta agar para perwira polisi tidak lagi menjadi anggota Polri pada awal Februari 2018 jika telah ditetapkan secara resmi diumumkan untuk maju dalam Pilkada Serentak 2018

Kalau sudah penetapan pasangan calon, otomatis harus bukan lagi anggota polisi,” tegas Jenderal Tito Karnavian, sebagaimana dilansir nasional.kompas.com (19/10/2017)

Jenderal Tito Karnavian berharap pencalonan diri para anggota Polri tersebut tidak menyebabkan terjadinya konflik kepentingan dan juga memastikan bahwa Polri dalam pemilu harus netral sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Mengamankan, bukan memenangkan,” lanjut Jenderal Tito Karnavian, sebagaimana dilansir nasional.republika.co.id (12/01/2018)

Sebagai info tambahan, Jenderal Tito Karnavian memutasi sejumlah jenderal Polri terungkap melalui Telegram Rahasia (TR) Polri bernomor surat ST/16/I/2018, dimana sejumlah nama jenderal polisi yang dimutasi pernah disebutkan akan maju dalam Pilkada Serentak 2018 diantaranya:

– Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin yang dimutasi menjadi perwira tinggi Baintelkam dalam rangka pensiun
– Safaruddin yang selama ini disebut-sebut akan maju dalam Pilkada Kalimantan Timur dan digantikan oleh Irjen Pol Priyo Widyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jambi. Posisi Kapolda Jambi akan dijabat oleh Brigjen Pol Muchlis yang sebelumnya ditugaskan di Bakamla
– Irjen Pol Anton Charliyan yang disebut-sebut akan maju dalam Pilkada Jawa Barat 2018 juga dimutasi menjadi Analisis Kebijakan Sespimti, Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Wakalemdiklat Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Anton Charliyan akan digantikan oleh Irjen Pol Sigit Sudarmanto
– Dankor Brimob Irjen Pol Murad Ismail digantikan oleh Brigjen Pol Rudy Sufahriady yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Posisi Kapolda Sulawesi Tengah akan digantikan oleh Brigjen Pol I Ketut Argawa, sementara Irjen Pol Murad Ismail sendiri akan menjadi Analis Kebijakan Brimob dan dirinya telah menyatakan diri untuk maju dalam Pilkada Maluku 2018



indonesiasatu

Website resmi Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Founder Indonesia Satu dan IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia dan Freelance Writer UC We-Media)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: