Angkot Lewat Tanah Abang Jam 3 Sore, Politisi PDI Perjuangan Ini Sebut Belum Ada Rasa Keadilan

PDF24    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta telah memperbolehkan angkutan kota (angkot) untuk kembali melintasi Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, namun, kebijakan tersebut dibatasi hanya pada jam-jam tertentu, yaitu pukul 15.00-08.00 WIB

Dilansir jawapos.com (06/02/2018), Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jakarta Gembong Warsono menilai bahwa hal tersebut merupakan kebijakan yang setengah hati. Menurut Gembong Warsono, Pemprov DKI Jakarta seharusnya menghormati izin operasi trayek yang telah diperoleh para sopir angkutan kota (angkot) tersebut

Rute itu rute yang diizinkan Pemprov DKI berdasarkan trayek yang dimiliki. Sekarang dibatasin waktunya. Nah itu baru setengah hati pemprov untuk mengakomodir sopir angkot itu,” ungkap Gembong Warsono pada hari Senin tanggal 05 Februari 2018

Gembong Warsono menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno agar mengikuti rekomendasi Dirlantas Polda Metro Jaya, yaitu dengan membuka total jalan yang ditutup sepanjang 400 meter tersebut

Kekehnya (Pemprov) tapi tidak dengan dasar hukum yang kuat. Argumen hukumnya tidak kuat. Jadi saya dari fraksi PDI Perjuangan meminta Pemprov mengikuti rekomendasi itu,” tegas Gembong Warsono




Terkait adanya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati ruas Jalan Jatibaru, Gembong Warsono berpendapat bahwa Anies-Sandi harus mencarikan lahan pengganti untuk mereka berdagang, karena niat untuk mensejahterakan masyarakat kecil dan mikro tersebut telah menabrak aturan dan tidak adil bagi sopir angkutan kota (angkot) yang juga berstatus sama

Kalau untuk masyarakat kecil dan mikro fraksi PDIP sepakat untuk itu. Tapi jangan sampai menabrak aturan. Jadi belum ada solusi untuk memberikan rasa keadilan. Karena demi 500 PKL tapi kepentingan masyarakat yang lainnya diabaikan,” tutup Gembong Warsono

Angkot Lewat Tanah Abang Jam 3 Sore, Politisi PDI Perjuangan Ini Sebut Belum Ada Rasa Keadilan

Sumber: eramuslim.com


indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: