Bursa Saham Amerika Serikat Rontok, Ini Yang Terjadi

PDF24    Send article as PDF   

Bursa saham Amerika Serikat melemah tajam dalam perdagangan pada Hari Senin tanggal 05 Februari 2018 waktu setempat atau hari Selasa tanggal 06 Februari 2018 WIB dan hal tersebut membuat kekayaan 500 orang terkaya di dunia pun ikut tergerus

Dilansir Bloomberg, total kekayaan 500 orang terkaya di dunia yang tergerus tersebut disebabkan pelemahan indeks saham Amerika Serikat yang mencapai US$ 114 miliar atau sekitar Rp 1.539 triliun (kurs Rp 13.500 per dollar Amerika Serikat) akibat hilangnya optimisme terkait pemangkasan pajak pada bulan Januari 2018 dan juga kekhawatiran mengenai inflasi

Orang terkaya ketiga di dunia yang juga pendiri dan pimpinan Berkshire Hathaway Inc, yaitu Warren Buffett, terpukul paling keras, dimana kekayaan beliau melayang US$ 5,1 miliar, sebagaimana dilaporkan Bloomberg Billionaires Index, sehingga total kekayaan Warren Buffett kini berada di angka US$ 84,6 miliar

Berkshire Hathaway Inc merupakan pemegang saham terbesar bank besar Amerika Serikat Wells Fargo yang sahamnya tergerus 9,2 persen (terbesar dalam indeks saham S&P 500)

Lebih lanjut, Bloomberg Billionaires Index juga melaporkan bahwa ada 18 miliarder yang kehilangan kekayaan lebih dari US$ 1 miliar dollar saat itu

Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg kehilangan kekayaan sebesar US$ 3,6 miliar, sehingga kekayaan suami dari Priscilla Chan tersebut kini bertengger di angka US$ 73,1 miliar

Orang terkaya di dunia yang juga CEO Amazon Inc, yaitu Jeff Bezos, juga tidak dapat menghindar dari petaka tersebut, dimana kekayaan beliau merosot US$ 3,3 miliar (menjadi US$ 116,4 miliar), karena saham Amazon Inc melemah 2,8 persen

Sementara itu, duo pendiri dan juga pimpinan Alphabet Inc, yaitu Larry Page dan Sergey Brin, masing-masing kehilangan kekayaan sebesar US$ 2,3 miliar




Merosotnya kekayaan para miliarder dunia ini terjadi sejak hari Jumat tanggal 02 Februari 2018, dimana saat itu total kekayaan 500 miliarder dunia hilang US$ 68,5 miliar

Bursa Saham Amerika Serikat Rontok, Ini Yang Terjadi

Sumber: http://ekonomi.kompas.com

Pada hari Senin tanggal 05 Februari 2018 indeks Dow Jones turun 1,175 poin atau 4,6 persen dan indeks S&P 500 serta Nasdaq juga turun sekitar 4 persen

Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) pun bergejolak hingga akhirnya ditutup melemah, dimana sektor saham energi dan teknologi mendorong Wall Street ke zona merah

Pada penutupan perdagangan saham Rabu tanggal 07 Februari 2018 waktu setempat (Kamis tanggal 08 Februari 2018 pagi WIB), indeks saham Dow Jones turun 19,7 poin atau 0,08 persen ke posisi 24.893,07

Indeks saham S&P 500 pun turun 13,51 poin atau 0,50 persen ke posisi 2.681,63 dan indeks saham Nasdaq terkoreksi 63,90 poin atau 0,9 persen ke posisi 7.051,98

Indeks saham S&P 500 kembali melemah usai mengalami volatilitas besar, termasuk penurunan terbesar dalam perdagangan saham pada hari Senin tanggal 05 Februari 2018 dan indeks saham Dow Jones juga ikut melemah

Pelaku pasar akan melakukan aksi jual, dan sejumlah investor ada yang ambil keuntungan dari penurunan indeks saham. Sekarang semua orang gelisah dan akan melihat volatilitas,” ungkap Alan Lancz (Presiden Direktur Perusahaan Konsultasi Investasi Alan B.Lancz and Associates) sebagaimana dilansir Reuters (08/02/2018)

Melemahnya Wall Street didorong oleh sektor saham teknologi yang melemah 0,1 persen, sehingga mendorong Nasdaq ke zona merah dan juga sektor saham energi yang juga melemah sekitar 1,1 persen, karena harga minyak yang tertekan. Sementara itu, sektor saham industri dan keuangan mendukung pasar

Selain itu, melemahnya Wall Street juga didorong oleh kekhawatiran akan kenaikan imbal hasil obligasi atau surat utang dan inflasi yang lebih tinggi, dimana hal tersebut diperkuat dengan laporan data tenaga kerja pada hari Jumat 02 Februari 2018, sehingga memicu kekhawatiran bahwa The Federal Reserve (Bank Sentral Amerika Serikat) akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan



indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Bacaleg DPR RI dapil Jawa Tengah 3 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: