Sang Pendiri Facebook Ungkap Fakta Mengejutkan Terkait Rusia

PDF24    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, skandal penyalahgunaan data puluhan juta pengguna Facebook masih belum usai, dimana setelah dikritik oleh berbagai pihak, Facebook akhirnya membeberkan rincian akun pengguna Facebook yang disalahgunakan oleh perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica. Dalam keterangan resminya, Facebook mengungkap informasi dari sekitar 87 juta pengguna Facebook yang telah digunakan secara tidak layak oleh Cambridge Analytica, dimana sebagian besar merupakan data pengguna Facebook di Amerika Serikat (70,6 juta akun), lalu disusul oleh Filipina (sekitar 1,2 juta akun), Indonesia (sekitar 1 juta akun), Inggris, Meksiko, Kanada, India, Brasil, Vietnam dan Australia

Beberapa waktu setelah skandal penyalahgunaan data puluhan juta pengguna Facebook tersebut, pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg mengungkapkan fakta mengejutkan, dimana kepada para senator Amerika Serikat, beliau menyatakan bahwa Facebook tengah melakoni pertempuran dengan sejumlah operator Rusia yang ingin memanfaatkan jejaring sosial tersebut

Ini adalah persaingan senjata. Mereka akan terus menjadi semakin baik,” ungkap Mark Zuckerberg

Menghadapi pertanyaan para senator Amerika Serikat mengenai skandal penyalahgunaan data puluhan juta pengguna Facebook ke perusahaan Cambridge Analytica, Mark Zuckerberg menjelaskan bahwa Robert Mueller (penyelidik khusus yang menginvestigasi dugaan campur tangan Rusia dalam Pilpres Amerika Serikat 2016) telah menginterogasi staf Facebook




Meski demikian, Mark Zuckerberg tidak termasuk orang yang diinterogasi Robert Mueller dan koleganya

Pekerjaan saya dengan penyelidik khusus tergolong rahasia dan saya ingin memastikan bahwa dalam sesi terbuka ini saya tidak mengungkap sesuatu yang bersifat rahasia,” beber Mark Zuckerberg

Pada bulan Februari 2018 pihak Robert Mueller mendakwa 13 warga Rusia atas tuduhan mencampuri Pilpres Amerika Serikat 2016 dan tiga perusahaan Rusia turut dalam dakwaan tersebut

Salah satu perusahaan Rusia tersebut ialah Internet Research Agency yang seringkali dijuluki “peternakan troll Rusia</strong ” dan disebut memiliki “tujuan strategis dalam menabur kekacauan di sistem politik Amerika Serikat

Menanggapi hal tersebut, Mark Zuckerberg menyatakan bahwa Facebook sedang mengembangkan perangkat baru untuk mengenali akun-akun palsu

Ada sejumlah orang di Rusia yang pekerjaannya mencoba mengeksploitasi sistem kami dan sistem internet lainnya. Kami perlu berinvestasi agar bisa juga lebih baik dalam hal ini,” papar Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg menepis beragam pertanyaan mengenai kemungkinan Facebook akan diatur secara ketat. Ketika didesak, Mark Zuckerberg mengaku bahwa pihaknya akan menyambut aturan bila “aturannya tepat”

Lebih lanjut, Mark Zuckerberg juga mengatakan sejumlah hal, diantaranya:

– “Kini sudah jelas kami sebelumnya tidak melakukan yang cukup untuk mencegah perangkat-perangkat ini digunakan untuk tujuan buruk”

– “Jika menengok ke masa lalu, itu jelas adalah kesalahan” saat meyakini Cambridge Analytica menghapus data tanpa peninjauan lebih jauh

Mark Zuckerberg tidak “merasa” Facebook melakukan monopoli

– Akan selalu ada versi Facebook yang gratis dan hal tersebut berarti kemungkinan akan ada versi berbayar, sehingga pengguna tidak menghadapi iklan saat menggunakan Facebook

– Menangani ujaran kebencian otomatis mengandung kemungkinan “eror yang tinggi”

Mark Zuckerberg secara pribadi prihatin atas kemungkinan bias politik dalam Facebook

ook Ungkap Fakta Mengejutkan Terkait Rusia

Sumber: AFP

Saat jeda pertama dalam sesi tanya-jawab tersebut, harga saham Facebook meningkat hampir 5% dan hal hal tersebut merupakan sebuah pertanda pasar bereaksi positif atas penampilan Mark Zuckerberg



indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Bacaleg DPR RI dapil Jawa Tengah 3 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: