Tiga Elite PSI Terancam Sanksi Bawaslu Terkait Dugaan Iklan Kampanye

PDF24    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan mengumumkan hasil pemeriksaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) atas dugaan iklan kampanye di luar jadwal, dimana Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Mochammad Afifuddin mengungkapkan bahwa ada tiga nama yang akan bertanggung jawab dalam kasus tersebut

Iya (lebih dari satu orang) yang muncul, tiga nama penanggungjawab, yakni nama-nama yang muncul di pemeriksaan,” ungkap Mochammad Afifuddin di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir news,detik.com (150/5/2018)




Lebih lanjut, Mochammad Afifuddin tidak menyebut secara gamblang apakah ketua umum, sekjen atau pejabat teras Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lain yang terancam pidana penjara akibat curi start kampanye. Mochammad Afifuddin hanya mengatakan nama-nama yang muncul saat pemeriksaan yang harus bertanggung jawab

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sendiri berencana mengumumkan sanksi yang akan diberikan kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada hari Rabu tanggal 16 Mei 2018, dimana menurut Mochammad Afifuddin, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah mengundang sejumlah pihak untuk memberikan klarifikasi dalam menyelidiki dugaan curi start kampanye yang dilakukan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yaitu pihak media cetak yang menayangkan iklan dan perwakilan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Selain itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI juga telah meminta pendapat dari ahli pidana dan ahli bahasa

Panggil medianya, lalu bilang ada agensi. Kita panggil agensi. Habis itu dari agensi ada informasi siapa yang menyuruh, kita panggil. Dari yang menyuruh kita tanya apakah ini diputuskan dalam forum partai. Kita panggil yang memutuskan. Begitu alurnya,” jelas Mochammad Afifuddin, sebagaimana dilansir cnnindonesia.com (15/05/2018)

Mochammad Afifuddin menambahkan bahwa saat ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI masih melakukan pemeriksaan dan meminta Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie untuk hadir dalam pemeriksaaan, setelah sebelumnya tidak memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sebanyak dua kali

Waktu pemeriksaan berhenti besok, besok kita akan sampaikan pada publik dan lain-lain. Iya (ketum partai tidak hadir) tapi ada perwakilan partainya dua orang. Makanya kemarin dari kepolisian masih menunggu kehadiran dari ketum PSI masih ada waktu, kan (pemeriksaan) sampai besok,” tutur Mochammad Afifuddin, sebagaimana dilansir news,detik.com (150/5/2018)





indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: