Terkait Hoax Dana Kampanye, Inilah Klarifikasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan klarifikasi terkait hoax dana kampanye yang beredar viral di media sosial dalam konferensi pers yang dilakukan pada hari Kamis tanggal 18 Oktober 2018 di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Isyana Bagus Oka tersebut, Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyatakan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perlu mengklarifikasi hoax dana kampanye yang beredar viral di media sosial tanpa melakukan konfirmasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Ini perlu kami klarifikasi, karena di luaran sana sudah banyak fitnah, tanpa ada keinginan untuk mengklarifikasi, bertanya atau mengkonfirmasi kepada KPU, bertanya kepada kami, tapi seolah-olah sudah digoreng bahwa ini partai baru, punya uang sedemikian banyak, siapa nih cukong di belakangnya,” ungkap Raja Juli Antoni




Lebih lanjut, pria kelahiran Pekanbaru, 13 Juli 1977 tersebut menjelaskan bahwa segala tuduhan yang ditujukan kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut pasti memiliki niat buruk, yaitu untuk melakukan demoralisasi terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan juga menyajikan sajian buruk mengenai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di tengah akseptabilitas (penerimaan) yang semakin membesar terhadap rakyat

Kami ingin mengatakan bahwa ini partai baru yang didirkan secara partisipatif, partai baru yang akan kita kelola secara transparan dan akuntabel, maka oleh karena itu, segala tuduhan itu pasti berniat buruk pada kami, ingin melakukan demoralisasi terhadap PSI, ingin kembali menyajikan sajian buruk mengenai PSI di tengah akseptabilitas yang semakin membesar terhadap rakyat,” lanjut mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tersebut

Sementara itu, Bendahara Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Suci Mayang Sari menyampaikan kronologis Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yaitu:

1) Pada tanggal 23 September 2018, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyerahkan berkas Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun ada kesalahan dalam penginputan data, yang seharusnya koma menjadi titik, sehingga jumlah Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membengkak. Meski demikian, pada tanggal 23 September 2018 malam, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara lisan telah menyampaikan adanya kesalahan data dan akan merevisi berkas Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

2) Pada tanggal 26 September , sesuai dengan ketentuan masa perbaikan yang diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan revisi Laporan Awal Dana Kampanye (LADK)

3) Pada tanggal 28 September 2018 pukul 23:45:37 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi mengumumkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) seluruh parpol peserta Pemilu 2019, dimana jumlah dana awal kampanye Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah sesuai dengan revisi yang diberikan (Rp 4.878.783.515,21 dari total penerimaan calon anggota DPR RI + Rp 10.913.163,- dari total dana di Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) = Rp 4.878.783.515,21) dan dapat dilihat di artikel berjudul “Pengumuman Hasil Penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye Peserta Pemilu 2019

4) Untuk hasil penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) peserta Pemilu 2019 dapat didownload di halaman PENGUMUMAN PENERIMAAN LADK PEMILU 2019 (1).pdf – Google Drive

5) Pada tanggal 16 Oktober 2018, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diserang dengan isu hoax dana kampanye dengan merujuk pada data awal yang salah

Kepada para awak media, Suci Mayang Sari meminta agar para awak media merujuk kepada data yang benar, terkait Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), agar tidak dipolitisir oleh kelompok-kelompok yang ingin memperkeruh suasana

Saya meminta tolong teman-teman media agar berkenan merujuk pada data yang benar, terkait dengan Laporan Awal Dana Kampanye, agar perkaranya menjadi jelas dan tidak dipolitisir oleh kelompok-kelompok yang ingin memperkeruh suasana,” ungkap Suci Mayang Sari

Andy Budiman selaku salah seorang caleg DPR RI dapil Jawa Timur 1 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkonfirmasi pernyataan Suci Mayang Sari dan juga menjelaskan bahwa pada tanggal 28 September 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan laporan dana kampanye seluruh partai politik peserta Pemilu 2019 dan di sana datanya sudah benar, termasuk data Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Saya ingin menggarisbawahi bahwa KPU sudah mengumumkan, pada tanggal 28 September, laporan dana kampanye seluruh partai politik dan di situ datanya sudah benar, termasuk data PSI. Jadi kami sudah melaporkan secara benar data tersebut dan sudah diumumkan di website KPU pada tanggal 28 September. Entah kenapa, beberapa waktu atau beberapa hari terakhir, tepatnya dua hari terakhir (mulai dari tanggal 16 Oktober 2018) kami menerima begitu banyak notifikasi di social media dan juga ada sejumlah wartawan yang bertanya tentang dana kampanye yang mengutip dana yang salah tadi,” ungkap Andy Budiman

Andy Budiman juga menegaskan bahwa ada upaya sistematis dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mepolitisir hoaks dana kampanye Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan juga menjelekkan wajah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di mata masyarakat

Jadi sekali lagi, kami melihat ada upaya sistematis dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mempolitisir kasus ini, untuk memperlihatkan atau menjelekkan wajah PSI di mata masyarakat. Sekali lagi, laporan dana kampanye kami adalah Rp 4,9 miliar totalnya, baik dana dari partai maupun dana dari calon anggota legislatif. Sekali lagi, bisa di cek oleh teman-teman, ada di website KPU, kemudian ada juga tautan nya mengenai tanggal berapa itu diupload oleh KPU,” tegas Andy Budiman yang rela meninggalkan pekerjaan beliau, di Jerman, hanya untuk ingin memiliki kontribusi dalam membangun Indonesia lewat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut

Dalam konferensi tersebut, juga ditampilkan video pernyataan salah seorang caleg DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yaitu Robert Soter Marut, yang meminta para elit politik untuk tidak menyebarkan fitnah ataupun hoax

Saya melaporkan laporan dana kampanye sampai ke sen rupiah, karena ingin menjalankan politik yang jujur. Kami berharap semua pihak menggunakan data secara akurat dan tidak menyampaikan hoax untuk kepentingan memfitnah lawan politik,” tegas Robert Soter Marut

Sebagai info tambahan, beberapa waktu lalu Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, yaitu Ferdinand Hutahaean merasa curiga dengan jumlah fantastis Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang disebut-sebut sebesar 189 miliar serta mempertanyakan sumber dana partai baru seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut, sebagaimana dilansir merdeka.com (17/10/2018)

Saya pikir sangat perlu ditelisik dan diperiksa dari mana sumber dana PSI sebanyak itu. Siapa penyumbang dana tersebut perlu publik ketahui terlebih jargon yang selalu diusung PSI ada antikorupsi,” ungkap Ferdinand Hutahaean

Ferdinand Hutahaean juga menantang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk buka-bukaan terkait Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), apalagi jargon yang selama ini dibawa oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ialah antikorupsi dan transparan

Saya pikir bahwa PSI perlu transparan terkait dana kampanye ini. Karena PSI adalah partai baru yang kita semua tahu pengurusnya siapa,” tantang Ferdinand Hutahaean

Selain itu, mantan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) tersebut meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk merealisasikan jargon antikorupsi tersebut dengan mengungkapkan sumber dana kampanye awal tersebut

Sekarang kita uji kejujuran PSI, benar enggak mereka ini anak-anak muda yang antikorupsi atau cuma jargon kosong belaka,” tutup Ferdinand Hutahaean yang ikut dalam aksi pembentangan 1.161 spanduk dukungan terhadap Joko Widodo (Jokowi) pada hari Minggu tanggal 04 Mei 2014

Untuk info selengkapnya, silahkan tonton video Facebook Live berdurasi 16 menit 17 detik di bawah ini.




indonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: