Inilah Fakta Teraktual Seputar Sandiaga Uno yang Perlu Anda Ketahui-02

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Dalam artikel “Inilah Fakta Teraktual Seputar Sandiaga Uno yang Perlu Anda Ketahui” telah dijelaskan dengqan terperinci sepak terjang Sandiaga Uno, dimana ada dua hal yang melandasi beliau untuk terjun ke dunia politik, yaitu:

1) Celaan Aburizal Bakrie (ARB)

Pada tahun 2010 Sandiaga Uno berniat untuk menjadi Ketua KADIN, namun dirinya gagal dan dicela oleh Aburizal Bakrie (ARB)

Elo gak bakalan jadi pemimpin. Garis tangan loe busuk !!!” demikianlah kira-kira celaan yang diucapkan Aburizal Bakrie (ARB) kepada Sandiaga Uno saat itu

Celaan Aburizal Bakrie (ARB) tersebut membuat Sandiaga Uno dendam dan berambisi untuk menjadi pemimpin suata saat kelak

Suatu saat gue jadi PEMIMPIN buat buktiin celaan Ical salah,” demikianlah kira-kira yang diucapkan Sandiaga Uno untuk memotivasi dirinya

2) Akan disingkirkan dari kerajaan bisnis Saratoga

Selain celaan yang diucapkan Aburizal Bakrie kepada Sandiaga Uno, hal lainnya yang mendorong Sandiaga Uno untuk terjun ke dunia politik ialah karena Sandiaga Uno akan disingkirkan dari kerajaan bisnis Saratoga yang selama ini telah membesarkan beliau, mengingat keturunan ketiga dari keluarga Soeryadjaya, yaitu anak-anak dari Edward Soeryadjaya telah siap untuk memimpin kerajaan bisnis Saratoga, sehingga Sandiaga Uno memutuskan untuk hengkang dari kerajaan bisnis Saratoga sebelum ditendang keluar oleh anak-anak dari Edward Soeryadjaya

Dalam artikel tersebut juga dijelaskan bahwa terjadi masalah di antara Sandiaga Uno dan Hasyim Djojohadikusumo, dimana puncaknya terjadi saat Hasyim Djojohadikusumo murka dan kemudian mengultimatum Sandiaga Uno untuk keluar dari keanggotaan Partai Gerindra jika beliau tidak mau membiayai logistik untuk Pileg Partai Gerindra dan akhirnya Sandiaga Uno dikeluarkan alias dipecat dari keanggotaan Partai Gerindra

Dalam artikel ini kita akan membongkar habis fakta teraktual lainnya seputar Sandiaga Uno yang perlu diketahui oleh para pembaca sekalian dan masyarakat luas dan untuk info selengkapnya, silahkan baca artikel ini hingga selesai, dimana fakta-fakta teraktual yang akan diungkapkan dalam artikel ini akan sangat mengejutkan jagad persilatan politik di Tanah Air, terkait perselisihan internal yang terjadi pada salah satu partai Islam peserta Pemilu 2019




Sebagian besar para pembaca pasti mengetahui bahwa Sandiaga Uno sesungguhnya masih bermanuver dan mencari parpol mana yang paling memberikan keuntungan buat dirinya, termasuk membuka penawaran buat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan beliau juga mengetahui dengan pasti mengenai perselisihan internal yang terjadi dalam Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yaitu antara Faksi Keadilan (Osan) dan Faksi Kesejahteraan (Osin) yang merupakan akibat dari apa yang dikerjakan oleh Mbah Ripto (sesepuh intelejen yang menjadi pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS))

Hal tersebut berawal dari pembentukan tim buat profiling anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dilakukan setelah Mohamad Sohibul Iman menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pembentukan tim buat profiling anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sendiri dilakukan oleh Mbah Ripto yang merupakan salah seorang mantan inteligen, dimana beliau merekrut dan memberikan pelatihan intelegen kepada anak-anak kepanduan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang pintar. Hasilnya ialah terbentuk 2 tim profiling anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yaitu kader-kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Faksi Kesejahteraan yang loyal kepada Anis Matta dikasih kode Osan dan kader-kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Faksi Keadilan dikasih kode Osin

Fahri Hamzah, Piyungan, Mahfudz Siddiq dan beberapa anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tidak dicalonin lagi, termaasuk dalam Faksi Kesejahteraan (Osan), sementara kubu Mohamad Sohibul Iman termasuk dalam Faksi Keadilan (Osin). Pasca diobrak-abriknya kubu Osan, logistik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun bermasalah, dimana kubu Osan memiliki andil dalam mempertahankan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari gelombang 2014 dan akhirnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperoleh 7% babak belur skandal sapi dan fustun

Menghadapi Pemilu 20219, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kekurangan logistik, sehingga Partai Keadilan Sejahtera (PKS) rela membarter kardus Sandiaga Uno dibarter dengan posisi cawapres dan hal tersebut membuat kubu Osan geram, karena kaidah agama telah digadaikan oleh kubu Osin hanya demi logistik Pemilu 2019 semata-mata. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman bahkan memerintahkan seluruh anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengoptimalkan kampanye cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, karena diyakini dapat membangun coattail effect (efek ekor jas) bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sendiri

Kajian di internal kami masih dimungkinkan PKS mendapatkan coattail effect dari sosok Sandi,” ungkap Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alynudin, sebagaimana dilansir news.detik.com (23/10/2018)

Inilah Fakta Teraktual Seputar Sandiaga Uno yang Perlu Anda Ketahui

Sumber: https://news.detik.com

Sampai di sini kita dapat melihat bahwa peluang Sandiaga Uno ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hampir 55% dan ke Partai Amanat Nasional (PAN) 45%. Besar peluang bagi Sandiaga Uno untuk dijadikan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengingat kardus yang diberikan oleh Sandiaga Uno kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membiayai logistik Pemilu 2019 dan untuk info selengkapnya, silahkan baca kultwit yang ditulis oleh akun Twitter @MemeTanpaHurufK di bawah ini

As




oneindonesiasatu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Caleg DPR RI dapil Jawa Tengah 5 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: