Prabowo Subianto Dikabarkan Usir Sandiaga Uno dari Koalisi Prabowo-Sandi, Benarkah ???

   Send article as PDF   

Jagad perpolitikan Indonesia kembali digegerkan dengan beredarnya kabar tidak mengenakan seputar Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno beberapa saat menjelang konferensi pers yang dilakukan oleh Prabowo Subianto

Informasi yang beredar di kalangan awak media menyebutkan bahwa terjadi pertengkaran hebat antara Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Jalan Kertanegara (kediaman Prabowo Subianto), dimana saat itu (tepatnya tanggal 17 April 2019 (setelah Pemilu 2019)) Sandiaga Uno menyarankan agar Prabowo Subianto tidak melakukan deklarasi apapun sebelum putusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjaga etika politik, agar cerita kekalahan Pilpres 2014 tidak terulang dalam Pilpres 2019




Prabowo Subianto saat itu langsung naik pitam dan marah-marah sambil menggebrak meja lagi

Apa alasan Anda ?!?” tanya Prabowo Subianto dengan suara meninggi

Sandiaga Uno kemudian mengingatkan Prabowo Subianto mengenai pentingnya etika politik

Silahkan anda keluar dari koalisi ini. Artinya sodara secara tidak langsung mendukung pasanganbajinganmenang,” jawab Prabowo Subianto

Saya lebih baik kehilangan nyawa dibanding kehilangan harga diri, klaim menang taunya yang dilantik oran lain,” tegas Sandiaga Uno

Sandiaga Uno sebenarnya masih mau berbicara banyak, namun karena suasana saat itu sudah sangat menanas, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan beberapa orang lainnya ikut membawa Sandiaga Uno keluar dari ruangan, sementara Prabowo Subianto, didampingi beberapa tokoh ormas radikal, tetap melakukan deklarasi kemenangan

Sementara itu, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, yaitu Dahnil Anzar Simanjuntak, menepis isu liar yang menyatakan bahwa Prabowo Subianto mengusir Sandiaga Uno, sehingga tak ikut dalam pidato klaim kemenangan dan juga menegaskan bahwa Sandiaga Uno sedang tidak enak badan dan beristirahat di Jalan Kertanegara

Enggak itu. Bang Sandi cegukan enggak berhenti. Cegukan, suaranya hilang. Bahkan duduk bareng dengan Pak Prabowo, terus cegukan, terus disuruh Pak Prabowo supaya istirahat di atas. Istirahat kemudian diturutin, kemudian cegukannya itu enggak berhenti,” jelas Dahnil Anzar Simanjuntak, sebagaimana dilansir liputan6.com (18/04/2019)

Senada dengan Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, yaitu Ferdinand Hutahaean,

Dalam pertemuan-pertemuan membahas di ruang Kertanegara itu, beliau ada dan menyetujui semua langka-langkah yang dilakukan kemarin itu. Tetapi beliau memilih untuk istirahat dulu karena memang mengganggu sekali cegukannya,” ungkap Ferdinand Hutahaean, sebagaimana dilansir cnnindonesia.com (18/04/2019)

Sanggahan juga datang dari Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, dimana melalui akun jejaring sosial Twitter @fadlizon, Fadli Zon berkicau bahwa isu tersebut adalah hoaks dan dibuat oleh orang-orang penyebar berita bohong

Ada yang bikin isu tim inti 02 bertengkar hebat semalam. Hahaha. Bener-bener tukang hoaks yang mnyebarkan. Pak @prabowo dan semua yang hadir bergembira sekali semalam. Pak @sandiuno sempat tidur di lantai atas saran Pak Prabowo karena kurang tidur dan agak kelelahan,” cuit Fadli Zon pada hari Kamis tanggal 18 April 2019 pukul 11:29 WIB




Anonymous

Penulis yang tidak mau diketahui identitasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: