George RR Martin Ungkap Rencana Rilis ‘The Winds of Winter’

   Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, penulis novel George Raymond Richard Martin alias George RR Martin siap dipenjara di Selandia Baru bila belum menyelesaikan novel ‘The Winds of Winter‘, merupakan novel keenam dari seri novel ‘A Song of Ice and Fire‘, pada bulan Maret 2020

George RR Martin menjelaskan hal tersebut lewat tulisan bertajuk ‘Thanks, New Zealand‘ dalam situs georgemartin.com, dimana dia bercerita bahwa dirinya mendapat tawaran dari maskapai penerbangan Air New Zealand untuk berkunjung ke negara di dekat Australia tersebut agar dapat menyelesaikan ‘The Winds of Winter

Penulis berusia 70 tahun tersebut juga menjelaskan bahwa dirinya telah beberapa kali mengunjungi tempat-tempat di Selandia Baru, dimana pada musim panas yang berlangsung dari Desember 2019 sampai Maret 2020, Wellington (ibukota Selandia Baru) menjadi tuan rumah World Science Fiction Convention dan George RR Martin mengungkapkan bahwa beliau memiliki rencana untuk kembali ke Selandia Baru dan menghadiri acara tersebut

Dalam rangka menyelesaikan [novel], saya khawatir Selandia Baru akan terlalu mengganggu saya. Lebih baik tinggalkan saya di sini di Westeros (untuk menyelesaikan ‘The Winds of Winter’). Tapi ingat ini, bila saya tidak memiliki ‘The Winds of Winter’ di tangan ketika tiba di Selandia Baru untuk World Science Fiction Convention, Anda di sini memiliki izin tertulis resmi untuk memenjarakan saya di sebuah pondok kecil di White Island, menghadap ke danau asam sulfat itu, sampai saya menyelesaikan (‘The Winds of Winter’),” tutur George RR Martin




Seri novel ‘A Song of Ice and Fire‘ bercerita mengenai perebutan takhta dalam benua bernama Westeros yang terbagi menjadi tujuh wilayah di bawah kepemimpinan satu kerajaan besar dan pada setiap wilayah ditunjuk satu Great House untuk memerintah kerajaan-kerajaan kecil di masing-masing kawasan

The Winds of Winter‘ yang menjadi lanjutan novel kelima bertajuk ‘A Dance with Dragons‘ (2011) tak kunjung selesai, namun George RR Martin belum pernah memberikan alasan yang pasti mengapa ‘The Winds of Winter‘ belum juga dirilis

Novel tersebut seharusnya sudah rampung pada tahun 2015, namun sampai saat ini belum juga bertengger di rak toko buku dan George RR Martin selalu berkelit ketika ditanya mengenai waktu perilisan

Saya pikir akan dirilis akhir tahun ini. Tapi hei, saya berpikir hal yang sama tahun lalu,” tutur George RR Martin sebagaimana dikutip dari Independent pada tahun 2017

Penulis asal Amerika Serikat tersebut kembali berkelit pada tahun 2018, dimana beliau sepertinya senang mengecoh dan membuat para penggemar menunggu

Tidak, [The Winds of] Winter tidak akan hadir… Paling tidak, bukan pada 2018,” tulis George RR Martin dalam pernyataan, sebagaimana dilansir AceShowbiz




Advent Setiawan

Ketua Ketua KAMI RAYA (Komunitas Anak Muda Indonesia RAYA) dan juga rekan seperjuangan Rudy Haryanto waktu sama-sama menjadi relawan Teman Ahok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: