Ini Penyebab Penyelidik Khusus Dugaan Intervensi Rusia Akui Tak Bisa Dakwa Donald Trump

   Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, penasihat khusus Amerika Serikat Robert Mueller yang memimpin penyelidikan dugaan intervensi Rusia dalam Pilpres Amerika Serikat 2016 mengungkapkan bahwa dirinya tidak dapat mendakwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump, namun Robert Mueller menegaskan bahwa dia tidak membersihkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari setiap dugaan tindak pidana

Robert Mueller mengindikasikan bahwa semuanya tergantung pada Kongres Amerika Serikat untuk memutuskan apakah Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus dimakzulkan atau tidak

Seperti dilansir Reuters dan AFP pada hari Kamis tanggal 30 Mei 2019, dalam komentar publik pertama sejak memulai penyelidikan pada bulan Mei 2017, Robert Mueller menyebutkan bahwa kebijakan Departemen Kehakiman Amerika Serikat mencegahnya untuk menjeratkan dakwaan terhadap Presiden Amerika Serikat yang aktif menjabat ataupun untuk mengajukan dakwaan tersegel




Robert Mueller menyampaikan komentar ke publik untuk mengklarifikasi kesimpulan penyelidikannya yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat lebih dari dua bulan lalu

Agen-agen intelijen Rusia yang menjadi bagian dari militer Rusia melancarkan serangan terencana terhadap sistem politik kita (yang membentuk dasar penyelidikan),” sebut Robert Mueller (74) yang menjabat Direktur FBI tahun 2001-2013 dan merupakan tokoh dihormati di kalangan penegak hukum Amerika Serikat tersebut

Laporan setebal 448 halaman yang disusun Robert Mueller dan dirilis dengan beberapa sensor pada 18 April 2019 menjelaskan secara detail berbagai komunikasi antara tim kampanye Donald Trump dan Rusia, termasuk upaya-upaya memanfaatkan informasi kotor mengenai Hillary Clinton (rival Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat 2016) yang diklaim dimiliki oleh Rusia

Meski demikian, akhirnya Robert Mueller menyebutkan, “Tidak ada cukup bukti untuk mendakwa konspirasi (kolusi) yang lebih luas.

Hal dugaan menghalang-halangi penyelidikan yang diduga dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Robert Mueller menjelaskan bahwa dari awal, langkah untuk menjeratkan dakwaan tindak pidana apapun terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump ‘bukanlah opsi yang bisa kami pertimbangkan’

Langkah tersebut dilarang oleh kebijakan Departemen Kehakiman Amerika Serikat

Seorang presiden tidak bisa didakwa atas pidana federal saat dia masih menjabat. Itu inkonstitusional,” sebut Robert Mueller dalam pernyataannya yang merujuk pada bunyi kebijakan tersebut




Babah Bor

Salah seorang pengamen yang juga menjadi salah seorang penulis artikel di blog Rudy Haryanto (blog yang dimiliki Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS) dan juga website One Indonesia Satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: