Donald Trump Bidik 8 Komandan Tertinggi Pengawal Revolusi Iran

   Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, pemimpin tertinggi spiritual Iran, yaitu Ayatollah Ali Khamenei, dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat pada hari Senin tanggal 24 Juni 2019 waktu setempat. Selain itu, sanksi yang dibuat oleh Amerika Serikat tersebut juga menyasar 8 komandan tertinggi Pengawal Revolusi Iran

Ini respons yang kuat dan proporsional terhadap tindakan Iran yang semakin provokatif. Kami tidak meminta konflik. Kini, tergantung pada respons Iran. Sanksi itu bisa berakhir besok atau bisa juga bertahun-tahun dari sekarang,” ungkap Presiden Amerika Serikat Donald Trump usai menandatangani sanksi di Gedung Putih, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia

Donald Trump juga mengulangi ucapannya tersebut, sehari sebelumnya, bahwa kini Iran tidak akan pernah dapat memiliki senjata nuklir dan hal tersebut membuat Iran tidak dapat mengakses sumber-sumber keuangan mereka di luar negeri




Departemen Keuangan Amerika Serikat menyatakan bahwa perintah eksekutif Donald Trump akan menolak akses kepemimpinan Iran ke sumber daya keuangan dan mengesahkan penargetan orang yang ditunjuk untuk jabatan tertentu atau jabatan lain oleh Pemimpin Tertinggi atau Kantor Pemimpin Tertinggi serta lembaga keuangan asing yang membantu mereka melakukan transisi

Sebelum menjatuhkan sanksi, Amerika Serikat menuding Ayatollah Ali Khamenei memiliki kekayaan besar yang membantu mendanai Pengawal Revolusi Iran selama tahun 2018

Menurut Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, kekayaan pribadi Ayatollah Ali Khamenei mencapai USD 95 miliar yang “digunakan sebagai dana tertentu untuk menyokong Pengawal Revolusi Iran

Sebagai info tambahan, sanksi tersebut merupakan buntut dari ketegangan Amerika Serikat dan Iran yang kian meruncing dalam beberapa pekan terakhir, dimana kedua negara tersebut saling melayangkan tuduhan dan juga saling melemparkan kecaman yang menambah panas suasana

Sejumlah negara berupaya meredakan ketegangan yang dikhawatirkan akan berubah menjadi konflik terbuka




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: