Pertarungan 50 Food Start-up Terpilih di Demoday FSI 2019

   Send article as PDF   

SURABAYA, oneindonesiasatu.com – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus berupaya menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan ekonomi kreatif subsektor kuliner.

Melalui Deputi Akses Permodalan, Bekraf bersama Foodlab Indonesia mengurasi 50 start-up kuliner terpilih dalam acara Demoday Food Startup Indonesia (FSI) 2019yang berlangsung di Hotel Ciputra World Surabaya.

Sebanyak 50 foodstart-up terpilih yang ikut ajang FSI 2019 berhasil mengungguli 306 lainnya yang telah mengirimkan pitchdeck, yaitu profil, ringkasan produk, dan pencapaian selama berjalan. Mereka terpilih karena dinilai inovatif, memiliki kesamaan visi, dan berpotensi mengangkat ekonomi kreatif.

Bekraf mendukung food start-up terpilih untuk mengembangkan kapasitas dan memperoleh kesempatan terhadap akses permodalan melalui Demoday FSI 2019. Dalam dua hari pertama, Bekraf akan memberikan seminar dan workshop bidang kuliner kepada mereka.

Direktur Akses Non Perbankan Bekraf Syaifullah mengungkapkan bahwa, bimbingan teknis yang diberikan kepada food start-up terpilih dapat memperluas wawasan, menambah networking,baik dengan mentor maupun ekosistem, meningkatkan kapasitas usaha, serta memperoleh akses permodalan dari berbagai sumber permodalan.

“Dengan diberikannya bimbingan dan pengajaran, peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan akses permodalan dalam hal pitchingkepada investor, sehingga menarik minat investor untuk berinvestasi,” tutur Syaifullah. Senin, (15/7/2019).

Menurutny, ajang Demoday FoodStartup Indonesia merupakan upaya Bekraf untuk lebih mengembangkan industri kreatif, khususnya di bidang kuliner dengan tujuan mencari dan memaksimalkan potensinya.

“Selain membentuk ekosistem food start-up Indonesia secara komprehensif, kegiatan ini juga dapat membuka akses fasilitas dan dukungan pemerintah serta akses permodalan, sehingga produk FSI dapat dipasarkan di global market,” imbuhnya.

Sementara itu, pada mentorship session, para food start-up memperoleh kesempatan untuk pitchingdi hadapan mentor yang berasal dari investor, praktisi kuliner, business developer, founder perusahaan terkemuka, dan chef.

Selanjutnya, Bekraf akan menentukan 15 peserta yang akan mengikuti pitchingdi hadapan investor dan tamu undangan pada hari ketiga. Kemudian, pengumuman tiga peserta terbaik juga akan disampaikan pada saat penutupan hari yang sama.

Narasumber yang dihadirkan pada Demoday FSI 2019 antara lain Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo, Direktur Akses Non Perbankan Bekraf Syaifullah.

Kepala Subdirektorat Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual Bekraf Immanuel Rano Hasudungan Rohi, CoFounder FoodLab Indonesia Yustinus Agung, dan Founder & Executive Director Indonesia 2030 Muhamad Erfan Apriyanto.

Hadir juga Chief Empowerment Officer Accelerice Indonesia Charlotte Kowara, Founder Kulina Andy Fajar Handika, Chief of Sales PT Modal Rakyat Indonesia Hendoko Kwik, Vice Rector for Research and Industrial Collaboration i3L Iwan Surjawan.

CEO PT Matcha Muda Manggala Lintang Wuriantari, Executive Director Food Industry Asia Matthew Kovac, Co-Founder Whatnot Innovation Studio Matas Danielevicius, Truvalu Group Rajis Sinaga, Technical Advisor GIZ Vivi Octavianty, dan Chef Hugo. (ari)

Arianto Goder

Kuli Tinta 😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: