DPP IMM Bidang Maritim Dorong Pemerintah dirikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Plastik

   Send article as PDF   

Jakarta – Dalam acara yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Race For Water (RFW) dari Prancis serta mengambil Tajuk ‘Sampah Plastik dan Solusi‘, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), melalui Bidang Maritim dan Agraria, turut diundang sebagai pembicara

Pembicara Race For Water (RFW), melalui Kapten Dua Annabelle Boudinot, dalam acara itu menyampaikan temuannya mengenai sampah plastik di perairan Indonesia cukup memprihatinkan. Katanya, hasil ekspedisi Race For Water (RFW) tentang pencemaran Sampah plastik di laut Indonesia ditemukan banyak yang belum terurai dari ukuran botol plastik hingga mikro plastik

Kami memprediksi di tahun 2030 jumlah sampah plastik seluruh laut bumi sekitar 622 Juta Ton yang melebihi jumlah ikan yang hidup di laut Indonesia,” kata Kapten Dua Annabelle Boudinot pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2019 di gedung BMKT (Barang Muatan Kapal Tenggelam) KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan)




Menurutnya, sampah plastik ukuran mikro sangat mudah tertelan ikan dan biota laut, disisi lain pemerintah ingin meningkatkan konsumsi ikan laut. Dampak kesehatan akan berakibat pada manusia yang mengkonsumsi ikan yang tercemar mikro plastik

Acara ini diharapkan menjadi bahan literasi untuk mendorong pemerintah mengambil tindakan menangani persoalan sampah plastik di perairan Indonesia,” terang Kapten Dua Annabelle Boudinot

Sementara itu, Riyan Betra Delza (Ketua Bidang Maritim Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM)) mengatakan, kegiatan ini harus memetik sebuah solusi menghindari pembuangan sampah plastik sembarangan dan setelah itu terlibat aktif dalam mengkampanyekan sampah plastik di perairan Indonesia

Kita harus bisa mendorong pemerintah untuk melakukan tindakan solutif tentang penanganan sampah plastik yang sudah mengakhawatirkan,” ujar Riyan Betra Delza

Riyan Betra Delza menambahkan bahwa selama ini pemerintah baru mengkampanyekan Reuse, Reduce and Recycle (Menggunakan kembali, mengurangi penggunaan plastik, mendaur ualang plastik), namun tidak memberikan solusi pengelolaan sampah plastik berkelanjutan

Pria kelahiran Sumatera Barat ini juga memaparkan hasil analisa Bidang Maritim dan Agraria Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) dari berbagai latar persoalan pencemaran sampah plastik, dimana Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ikut mendorong pemerintah memberikan solusi pengelolahan sampah berkelanjutan dengan mendirikan pembangkit listrik tenaga sampah plastik disetiap daerah

Kalau mengambil visi Presiden Jokowi untuk percepatan pembangunan jalur maritim, DPP IMM menyambut segar visi tersebut, dengan pemanfaatan potensi kapasitas pemuda Indonesia,” tukas Riyan Betra Delza

Terakhir katanya, untuk mendorong suksesnya wacana pemerintah. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mempunyai karya nyata berupa kapal selam tanpa awak (ROV) untuk membantu menjalankan misi tersebut, dengan cara pemberdayagunaan karya ini untuk mendeteksi dini limbah yang ada di perairan Indonesia yang berupa sampah plastik, limbah minyak dan pencemaran laut oleh industri

ROV (kapal selam tanpa awak) ini juga mampu melakukan pemetaan kekayaan yang ada di dasar laut,” pungkas Riyan Betra Delza (red)

DPP IMM Bidang Maritim Dorong Pemerintah dirikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Plastik




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: