PC IMM Kota Surabaya Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Qurban Menjelang Idul Adha

   Send article as PDF   

SURABAYA, oneindonesiasatu.com – Bidang Kesehatan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) kota Surabaya kembali menggelar kegiatan menjelang Baksos Idul Adha.

Acara penyembelihan hewan qurban dengan tema pelatihan penyembelihan hewan qurban guna mendapatkan daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).

Acara yang digelar di Gedung A lantai 3 Universitas Muhammadiyah Surabaya disambut baik dan antusias oleh puluhan kader IMM Se-Kota Surabaya yang merupakan delegasi dari setiap komisariat.

Dengan acara ini, diharapkan kader bisa memahami dan mempraktikkan cara penyembelihan hewan yang baik dan benar sesuai syariat islam.

Peserta lebih dulu mendapatkan paparan teori. Materi yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Pemuda Wilayah Jawa Timur Ust. Dikky Syadqomullah.

Ada beberapa fokus perhatian dalam paparan materi penyembelihan hewan kurban. Antara lain, cara memperlakukan hewan, proses penyembelihan, pemotongan daging, hingga pembagiannya kepada masyarakat yang berhak.

Dalam sambutannya, pemateri menyampaikan proses penyembelihan hewan kurban tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Karena dapat mengakibatkan berkurangnya nilai ibadah. Bahkan, daging kurban haram dikonsumsi.

“Tak hanya itu, proses penyembelihan yang kurang tepat juga dapat menyebabkan daging hewan tersebut tidak higienis. Sehingga, mudah busuk hingga menyebabkan penyakit bagi orang yang mengonsumsinya,” ungkapnya. Minggu, (04/8/2019).

Sementara itu, menurut Firdaus Su’udi selaku Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya dalam sambutannya menuturkan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait cara-cara penyembelihan hewan kurban.

Terutama, yang sesuai dengan syariat Islam. Sebelum kader diterjunkan di masyarakat serta memerhatikan kesejahteraan hewan Qurban.

“Harapannya, proses pelatihan  penyembelihan hewan kurban untuk kader IMM Se- Surabaya dapat berjalan sesuai dengan aturan yang seharusnya. Tak hanya secara syariat agama, tetapi juga memerhatikan kesehatan daging hewan,” bebernya. (ari)

Arianto Goder

Mahasiswa semester 9 UNESA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: