Achmad Fajar Ajak Pemuda Mulai Aktif dalam Bidang Ekonomi sebagai Wujud Peduli Kesejahteraan Masyarakat

   Send article as PDF   

MALANG, oneindonesiasatu.com – Ketua KNPI Jatim ajak pemuda aktif di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dalam diskusi politik yang digelar oleh Komunitas Inclusive Malang.

Ketua KNPI Jawa Timur, Achmad Fajar mengatakan, jika problem utama bagi kaum milenial saat ini adalah sifat individualnya yang lebih menyibukan diri dengan gadget sehingga melupakan isu-isu politik serta budaya.

“Kami di KNPI yg menaungi 45 OKP (organisasi kepemudaan), tapi yg benar-benar OKP yang diisi murni pemuda milenial hanya sekitar 65 %. Sisanya sudah bukan pemuda lagi saya lihat,” ujar Achmad Fajar yang dicanangkan sebagai kandidat Cabup Kabupaten Malang. Minggu, (25/8/2019).

Selain membahas mirisnya pemuda hari ini, Achmad Fajar juga membahas strategi politik dan budaya yang harus diisi oleh pemuda melinial.

Menurutnya, musuh pemuda era modern ini ada 2. Yaitu ekonomi dan kesejahteraan, seperti yang digaungkan pemerintahan Jokowi “Ekonomi Maju Negara Makmur”.

Dengan tersebut, Achmad Fajar mengajak para pemuda untuk mengisi posisi dalam memajukan Indonesia, salah satunya di bidang Ekonomi apalagi Indonesia sudah masuk Revolusi industri 4.0.

“Revolusi industri 4.0 sangat penting untuk di pahami, maka dari itu mari kita sama-sama menyambut dan juga mengisinya untuk kemakmuran Indonesia, pentingnya pemuda melinial ujarnya,” ungkap pria yang juga pengusaha tersebut.

“Pemuda yang menjadi penentu bangsa adalah pemuda yang bermanfaat untuk masyarakat, berinovasilah bagi kalian sendiri dan bagi orang lain, itu baru pemuda melinial namanya,” ucap Achmad Fajar.

Di sisi lain, Ahmad Shobrun Jamil selaku Pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim mengajak juga, para aktivis pemuda generasi milenial terus aktif dan progresif dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, agama, politik dan lainnya sesuai kemampuannya.

“Hari ini kita sebagai aktivis pemuda jangan hanya fokus 1 bidang, kami berharap semua bidang yang ada di dunia akademis, politik, budaya dan agama diisi sama pemuda-pemuda, selain pemikirannya yang kekinian tentu ini juga tuntutan jaman,” ujar Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah yang juga Dosen di UMM tersebut. (ari)

Arianto Goder

Mahasiswa semester 9 UNESA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: