Kota Madinah Menjadi Saksi Pertemuan Antara PC IMM Kota Surabaya dan PPMI Arab Saudi

   Send article as PDF   

MADINAH, oneindonesiasatu.com – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya melakukan kunjungan langsung di Kota Madinah dengan PPMI Arab Saudi.

Pertemuan yang melibatkan Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya M. M. Firdaus Suudi dan Sekretaris Umum Veto Barid Ramadhan mendapatkan respon yang positif dari Nezzard Ahmad Zarkasy selaku Wakil Ketua Umum PPMI Arab Saudi di Kota Madinah.

PPMI (Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia) di Arab Saudi yang berdiri di Madinah pada 21 Februari 2001 lalu itu kini menjadi organisasi pemersatu bagi para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Kerajaan Arab Saudi. 

“PC IMM Kota Surabaya mencoba menyambung komunikasi dan silaturahim agar terjalin sinergitas yang baik,” ujar Firdaus pada keterangan tertulisnya yang dikirim ke media ini. Rabu, (20/11/2019).

Ada banyak hal yang menjadi diskusi penting antara PC IMM Surabaya dan PPMI Arab Saudi salah satunya adalah gerakan Mahasiswa Indonesia dan Mahasiswa Indonesia yang ada di Arab Saudi ternyata mempunyai banyak kesamaan.

“Seperti kegiatan organisasi yang tidak hanya terfokus diruang lingkup pendidikan saja, namun juga memiliki kegiatan dibidang keagamaan, kesenian, kebudayaan, kesosialan, keolahragaan, dan kewirausahaan, serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak,” beber Firdaus.

Bedanya, lanjut Firdaus, organisasi di Arab Saudi tidak ikut campur dalam kebijakan-kebijakan pemerintah.

“Saya berharap komunikasi dan sinergitas antara organisasi mahasiswa tidak hanya dalam skala nasional tapi juga sekala internasional diseluruh dunia agar tetap tersambung dan terjalin dengan baik, khususnya bagi PC IMM Kota Surabaya sendiri,” papar Firdaus.

Dalam kunjungannya tersebut, Wakil Ketua PPMI Arab Saudi ini juga menyampaikan bahwa, ada banyak kesempatan bagi Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang berkeinginan untuk lanjut studi serta mendapatkan beasiswa dari Kerajaan Arab saudi.

“Seperti di KAUST (King Abdullah University of Science and Technology)yang memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa dari seluruh dunia untuk menempuh studi master dan doktoral dalam bidang sains teknologi dan juga universitas-universitas lainnya yang berada di kawasan Arab Saudi,” tutur Nezzard. (ari)

Arianto Goder

Mahasiswa semester 9 UNESA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: