Gadis Cantik di Nias Selatan Ini Tewas Dalam Keadaan Hamil

   Send article as PDF   

Kabar dukacita datang dari Nias Selatan, dimana seorang gadis cantik ditemukan tewas secara mengenaskan dalam keadaan hamil 4-5 bulan tidak jauh dari rumahnya di Dusun Khou-Khou, Desa Hiliwaebu, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara pada hari Jumat tanggal 29 November 2019

Korban yang diketahui bernama Terima Kasih Laia tersebut merupakan siswa SMA Negeri 3 Susua, Kecamatan Susua yang berjarak sekitar 6 meter dari rumah korban. Berdasarkan biodata yang dicantumkan di akun Facebook nya, korban lahir pada tanggal 03 Juli 1999 dan tinggal di Telukdalam, Sumatera Utara




Mengkonfirmasi kejadian tersebut, tokoh Pemuda Susua, yaitu Kristian Laia, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengakuan dari keluarga korban, pada saat kejadian tersebut korban tak kunjung tiba di rumah seperti biasanya, sehingga Situhati Laia (adik kandung korban) pergi mencari sang kakak di SMAN 3 Susua yang berjarak kurang lebih 6 km dari rumahnya, namun Situhati Laia juga tidak menemukan sang kakak di sana

Situhati Laia kemudian langsung pulang dan di tengah perjalanan menuju rumah, dirinya menemukan korban tergeletak bersimbah darah di bawah pohon bambu sekitar 50 meter dari jalan umum dan dia langsung bergegas memberitahu kejadian tersebut kepada keluarganya

Mewakili keluarga korban, kita berharap semoga pihak kepolisian dapat mengungkap motif kejadian tersebut dan segera menangkap pelakunya,” harap Situhati Laia

Sementara itu, Kapolres Nias Selatan (Nisel) AKBP I Gede Nakti Widhiarta saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat seorang perempuan di bawah pohon bambu

Ya betul. Dugaan sementara korban dianiaya. Itu informasi dari Kapolsek disana yang melihat langsung di TKP,” kata AKBP I Gede Nakti Widhiarta via telepon seluler pada hari Sabtu tanggal 30 November 2019

AKBP I Gede Nakti Widhiarta menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi alami luka di wajah serta leher bersimbah darah dan saat ditemukan, korban dalam posisi menyamping ke kanan dan mengenakan pakaian warna merah jambu serta celana hitam motif liris hijau

Hasil pemeriksaan korban alami luka di bagian leher dan wajah. Luka bekas apa belum diketahui. Sebelum dibunuh korban alami penganiayaan,” tutur AKBP I Gede Nakti Widhiarta

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, tulang leher korban patah bekas gorok dan juga ditemukan bekas tusukan benda tajam serta sayatan di bagian punggung, wajah dan dada korban. Sementara dari hasil diagnosa dan pemeriksaan dokter, ditemukan adanya tanda kehamilan dengan umur 4-5 bulan terhadap korban

Hasil diagnosa dan pemeriksaan dokter menemukan adanya tanda kehamilan dengan umur 4-5 bulan terhadap korban,” ungkap Kasubbag Humas Polres Nias Selatan Brigadir Dian Octo P Tobing saat dihubungi pada hari Minggu tanggal 01 Desember 2019

Saat berita ini ditulis, Sat Reskrim Polres Nisel masih melaksanakan interogasi kepada keluarga korban di kantor Polsek Gomo untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut

Juga pemanggilan terhadap saksi-saksi dan penyitaan barang bukti yang ditemukan di TKP,” pungkas AKBP I Gede Nakti Widhiarta

Sebagai info tambahan, peristiwa pembunuhan tersebut di posting oleh akun Facebook Osisi Buulolo, dimana dalam postingan tersebut, Osisi Buulolo menginformasikan bahwa terjadi pembunuhan di Dusun 4 Khou- Khou, Desa Hiliwaebu, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara dan juga berharap semoga pelaku pembunuhan tersebut cepat ditemukan/menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib

Sehari sebelum meninggal (tepatnya pada tanggal 28 November 2019), akun Facebook Terima Kasih Laia menulis postingan dengan caption, “Mendgr?” dan memberikan emoticon senyum serta menandai salah satu temannya, yaitu akun Facebook Dedec Mira Buulolo




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: