(MENGEJUTKAN !!!) Orang Ini Benarkan Gus Dur Lengser dari Jabatan Presiden RI karena Kudeta

   Send article as PDF   

Kabar mengejutkan datang dari dunia perpolitikan Indonesia, dimana belum lama ini Yenny Wahid (salah seorang putri dari KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)) menanggapi terbitnya buku “Menjerat Gus Dur” yang ditulis oleh Virdika Rizky Utama

Wanita pemilik nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid tersebut mengungkapkan bahwa dirinya belum membaca buku tersebut secara terperinci, sehingga beliau tidak dapat berkomentar lebih jauh mengenai buku tersebut

Meski demikian, beliau membenarkan bahwa pada zaman kepemimpinan sang ayahanda sebagai Presiden RI, jelas terlihat dengan kasat mata bahwa ada upaya pelengseran yang terjadi terhadap cucu dari KH. Hasyim Ashari tersebut

Jelas, politis. Tindakan yang dilakukan kepada Gus Dur itu merupakan kudeta oleh parlemen,” ungkap Yenny Wahid saat ditemui di Peace Village, Sinduharjo, Ngaglik pada hati Senin tanggal 06 Januari 2020




Saat ditanya perihal dugaan adanya “HMI Connection“, wanita kelahiran Jombang, Jawa Timur, 29 Oktober 1974 tersebut lagi-lagi enggan berkomentar

Aku belum baca detail. Jadi saya enggak akan komentar tentang buku,” lanjut Yenny Wahid

Meski demikian, Yenny Wahid menyebutkan bahwa ada sejumlah tokoh yang pernah datang menemui KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebelum mantan Presiden RI ke-4 tersebut meninggal

Yenny Wahid sendiri tidak dapat menyebutkan nama tokoh-tokoh tersebut

Yang minta maaf ada, yang langsung bilang menyesal, ada juga,” ucap Yenny Wahid

Menurut Yenny Wahid, upaya melengserkan salah seorang deklarator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut muncul, karena KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memiliki sikap yang berseberangan dengan tokoh-tokoh yang diduga ingin menjatuhkan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Gus Dur tidak mau diajak berkompromi, dengan orang yang setuju Indonesia dikuasai orang yang koruptif, tidak berpihak pada rakyat. Gus Dur enggak bisa diajak kongkalikong. Gus Dur enggak bisa disetir. Enggak Bisa kasih proyek. Banyak yang enggak suka, ya sudah dilengserkan saja,” tegas Yenny Wahid

Yenny Wahid memperkirakan trigger terakhir yang menyebabkan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dilengserkan, yaitu saat beliau akan mengganti Kapolri

DPR dan MPR itu memandang, kalau mau ganti Kapolri ya harus nurut kami. Kalau enggak mau, ya dimakzulkan saja,” tutup Yenny Wahid




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: