Kenapa Anda Musti Nonton Film ABRACADABRA ??? Baca Artikel ini Hingga Selesai

   Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada hari Kamis tanggal 09 Januari 2019 sebuah film ber genre fantasi yang berjudul “ABRACADABRA” tayang di seluruh bioskop Indonesia

Film yang berdurasi 86 menit tersebut merupakan karya ke-7 dari Faozan Rizal dan sekaligus juga film ke-7 yang diproduksi oleh rumah produksi Fourcolours Films

Kenapa Anda Musti Nonton Film ABRACADABRA ??? Baca Artikel ini Hingga Selesai

Sumber: https://www.instagram.com/abracadabrafilm



Kenapa film tersebut diberi judul “ABRACADABRA” ??? Menurut Faozan Rizal, dunia magis dan dunia sinema merupakan dua dunia yang dapat membuat dirinya hidup dalam dunia imajinasi

Kenapa tidak ? Dunia magis dan dunia sinema adalah dua dunia yang bisa membuat saya hidup dalam dunia imajinasi saya sendiri. Walaupun penuh kebingungan, tapi intinya bagaimana kita harus percaya. Jadi mari kita rayakan kebingungan ini,” ungkap Faozan Rizal

Ifa Isfansyah selaku produser film “ABRACADABRA” tertarik untuk memproduseri film “ABRACADABRA“, karena menurut beliau, Faozan Rizal adalah seorang yang penuh imajinasi dan mempunyai visi kreatif yang sangat kuat

Ide-ide Faozan yang seperti bermunculan di setiap detiknya membuat saya sangat tertarik untuk berpartner. Bagaimana memberikan Faozan ruang dan kebebasan untuk berkarya tetapi juga sekaligus menjadi partner yang bisa membuat ide-idenya visibel untuk diproduksi,” jelas Ifa Isfansyah

Film “ABRACADABRA” sangat berbeda dengan film-film produksi Fourcolours Films sebelumnya yang banyak mengangkat isu-isu sosial dan menanggapi hal tersebut, Ifa Isfansyah menjelaskan bahwa dirinya ingin memproduksi film-film yang merupakan visi dari sutradaranya dan film “ABRACADABRA” justru membuat film-film yang diproduksi oleh rumah produksi Fourcolours Films menjadi sangat berwarna

Saya selalu ingin memproduksi film-film yang merupakan visi dari sutradaranya. Kali ini menjadi sangat berbeda karena visi Faozan Rizal sendiri cukup berbeda. Dia mempunyai visi kreatif yang menarik dan ini menurut saya menjadi sangat tepat di saat Fourcolours Films memang selalu ingin mensupport keberagaman sinema itu sendiri. Film Abracadabra ini justru membuat film-film produksi Fourcolours Films menjadi sangat berwarna dan itu yang ingin kami sampaikan,” beber Ifa Isfansyah

Film “ABRACADABRA” sendiri juga merupakan karya eksplorasi hasil kerja sama Fourcolours Films dengan HOOQ, Ideosource Entertainment dan Aurora Media

Guntur Siboro (Country Head HOOQ Indonesia) mengungkapkan bahwa film “ABRACADABRA” merupakan salah satu bukti komitmen HOOQ Indonesia dalam memajukan industri hiburan di Indonesia

Lebih lanjut, Guntur Siboro menjelaskan bahwa HOOQ Indonesia percaya para sineas Indonesia mampu membuat film yang berkualitas tinggi dan juga menjadi bagian dari budaya populer di Indonesia

Sebagai salah satu konten HOOQ Originals, film Abracadabra ini menjadi salah satu bukti komitmen HOOQ Indonesia dalam memajukan industri hiburan di Indonesia. Kami percaya, para sineas Indonesia mampu membuat film yang berkualitas tinggi dan tak hanya menjadi hiburan bagi berbagai lapisan masyarakat indonesia, namun juga menjadi bagian dari budaya populer di Indonesia,” ungkap Guntur Siboro

Sebagai info tambahan, film “ABRACADABRA” sendiri bercerita mengenai seorang grandmaster sulap bernama Lukman (diperankan oleh Reza Rahadian) yang sudah tidah lagi percaya akan keajaiban dan berencana untuk gagal serta pamitan kepada teman-teman beliau dalam pertunjukan sulap dirinya yang terakhir

Dalam pertunjukan sulap terakhir tersebut, grandmaster Lukman saat itu telah mempersiapkan trik mudah dari kotak kayu milik ayahnya dan memanggil salah seorang penonton untuk masuk ke dalam kotak kayu tersebut

Kotak kayu tersebut kemudian dipaku dan setelah itu, grandmaster Lukman mengucapkan, “ABRACADABRA

Meski demikian, grandmaster Lukman tidak mengetahui bahwa kotak kayu tersebut dimiliki oleh banyak penyihir besar di masa lalu hingga sang ayah yang juga seorang grandmaster sulap

Masalah mulai timbul saat seorang anak laki-laki yang masuk ke dalam kotak kayu tersebut tiba-tiba menghilang dan keanehan serta keajaiban pun terjadi silih berganti akibat kotak kayu tersebut

Grandmaster Lukman saat itu tidak mengetahui cara mengembalikan anak laki-laki yang tiba-tiba menghilang tersebut dan masalah berikutnya terjadi saat kepala polisi (diperankan oleh Butet Kartaredjasa) yang sangat menginginkan kotak kayu tersebut menuduh grandmaster Lukman dengan kasus penculikan anak serta berusaha mengejar grandmaster Lukman

Sesungguhnya kepala polisi tersebut merupakan mantan pesulap yang gagal dan ingin memiliki kotak kayu tersebut untuk dirinya sendiri

Perjalanan sang grandmaster Lukman untuk kembali mempercayai keajaiban tersebut kembali menjadi rumit saat seorang wanita cantik bernama Sofnila (diperankan oleh Salvita Decorte) tiba-tiba keluar dari kotak kayu tersebut

Sofnila sendiri adalah asisten dari grandmaster Lukito (ayah dari grandmaster Lukman) yang dulu juga tiba-tiba menghilang setelah masuk ke dalam kotak kayu tersebut

Perjalanan selanjutnya mempertemukan grandmaster Lukman dengan beberapa penyihir yang juga merupakan teman lama dari sang ayah serta membuat grandmaster Lukman mengerti bahwa dirinya tidak pernah dilahirkan oleh siapapun, namun sang ayah yang menemukan dirinya dari dalam kotak kayu tersebut

Dalam perjalanan sang grandmaster Lukman tersebut, seekor harimau Sumatera bernama Datuk juga terus-menerus muncul dan membantu grandmaster Lukman dalam menemukan jawaban atas kerumitan yang terjadi akibat kotak kayu tersebut




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: