Indef Sebut Total Keuntungan 8 Platform Kerja Sama Kartu Pra Kerja Rp 3,7 Triliun

   Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, peneliti Indef Nailul Huda mengungkapkan bahwa delapan platform digital yang bekerja sama dengan pemerintah dalam menyediakan pelatihan Kartu Pra Kerja berpotensi meraup untung Rp 3,7 triliun, dengan masing-masing keuntungan (jika dibagi 8 platform) rata Rp 457 miliar per platform

Perhitungan tersebut berasal dari total biaya pelatihan program Kartu Pra Kerja yang dianggarkan sebesar Rp 5,6 triliun dan bila dibagi rata ke delapan platform, masing-masing sebesar Rp 700 miliar

Jumlah tersebut belum dikurangi biaya pembuatan video program yang diperkirakan Nailul Huda sebesar Rp 243 miliar




Maka, keuntungan setiap platform mencapai Rp 457 miliar atau (jika ditotal) keuntungan yang dinikmati oleh 8 platform untuk kartu prakerja adalah Rp 3,7 triliun. Entah siapa lagi yang menikmatinya,” jelas Nailul Huda dalam video conference pada hari Rabu tanggal 22 April 2020

Menurut Nailul Huda, jika keuntungan platform mitra Kartu Pra Kerja diberikan kepada penerima manfaat yang berhak, seharusnya besaran yang diterima setiap peserta Kartu Pra Kerja mencapai Rp 2,9 juta dengan tambahan penerima manfaat sebanyak 1,3 juta orang

Total ada (estimasi) 6,9 juta penerima bantuan kartu prakerja,” lanjut Nailul Huda

Nailul Huda menilai bahwa pelatihan online dari Kartu Pra Kerja tidak inklusif dan menguntungkan aplikator penyedia pelatihan online

Selain itu, pembelajaran jarak jauh belum mampu dijalankan di semua daerah

Sebagaimana telah diketahui bersama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa terdapat 198 lembaga dari delapan mitra platform digital yang akan menyediakan pelatihan secara digital kepada peserta program Kartu Pra Kerja dengan jumlah pelatihannya sendiri mencapai 2.055 jenis

Delapan mitra platform yang bekerja sama dengan pemerintah dalam program Kartu Pra Kerja, yaitu Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir dan Sistem Informasi Ketenaga Kerjaan (Sisnaker) Kementerian Tenaga Kerja

Airlangga Hartarto menuturkan bahwa berbagai jenis pelatihan tersebut dapat dipilih oleh peserta yang terpilih masuk gelombang pertama, yaitu sebanyak 200 ribu orang

Jenis pelatihan beragam, ada banyak pilihan bagi 200 ribu peserta pertama yang lolos pada gelombang pertama,” tutur Airlangga Hartarto

Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa peserta yang masuk dalam gelombang pertama akan mendapatkan notifikasi, kemudian peserta akan mendapatkan sertifikasi secara elektronik usai mengikuti pelatihan online

Setelah peserta selesai mengikuti pelatihan pertama, dana insentif akan dikirimkan ke masing-masing rekening peserta, lalu peserta akan mendapatkan insentif pasca pelatihan sebesar Rp 600 ribu/bulan selama empat bulan




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: