(BOCOR KE PUBLIK) Tempat ini menjadi saksi bisu bisnis ilegal Kim Jong Un

   Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un kembali tampil di hadapan publik, setelah sempat menghilang selama 21 hari, dimana pada tanggal 01 Mei 2020 sang diktator Korea Utara tersebut meresmikan pabrik pupuk fosfat Suchon

KCNA (media resmi pemerintah Korea Utara), pada hari Jumat tanggal 01 April 2020 malam, merilis foto-foto serta video Kim Jong Un yang meresmikan pabrik pupuk fosfat yang berlokasi 30 mil di utara Pyongyang tersebut, dimana dalam gambar maupun video tersebut, sang diktator berusia 36 tahun tersebut memotong pita dalam pembukaan pabrik pupuk fosfat Sunchon, dengan diiringi oleh para pekerja yang pekerja yang dilaporkan melakukan “sorakan hore yang menggelegar

Hadirnya Kim Jong Un di hadapan publik tersebut sekaligus mematahkan sejumlah spekulasi ataupun rumor yang menyebutkan sang diktator Korea Utara tersebut wafat ataupun dalam keadaan “vegetatif




Meski demikian, ada sisi lain dari kehidupan Kim Jong Un yang mungkin belum diketahui oleh para pembaca sekalian, dimana Kim Jong Un selama ini menjalani kehidupan mewah, yaitu dengan menghabiskan lebih dari puluhan juta poundsterling untuk pembelian barang-barang mewah yang harganya sangat mahal, sementara banyak rakyat Korea Utara berisiko mengalami kelaparan

Para ahli yang memantau negara terpencil di Semenanjung Korea tersebut mengungkapkan keberadaan sebuah ruangan, yang dijaga ketat, dalam gedung Partai Buruh sebagai partai penguasa di Pyongyang, Korea Utara yang disebut-sebut sebagai pusat jaringan global perdagangan ilegal yang memastikan Kim Jong Un tetap mempertahankan gaya hidup mewah beliau, dengan kapal pesiar mewah dan minuman berakhohol mewah, dengan pemasukan sebesar US$ 1 miliar per tahun

(BOCOR KE PUBLIK) Tempat ini menjadi saksi bisu bisnis ilegal Kim Jong Un

Kapal pesiar mewah milik Kim Jong Un (Sumber: blog-kim-jong-un.blogspot.com)

(BOCOR KE PUBLIK) Tempat ini menjadi saksi bisu bisnis ilegal Kim Jong Un

Sumber: express.co.uk

Para ahli tersebut juga menyatakan bahwa ruangan yang disebut Kamar 39 tersebut sangat penting bagi keluarga Kim untuk terus berkuasa di Korea Utara dan juga memungkinkan mereka untuk membeli dukungan politik serta membantu mendanai program senjata nuklir Korea Utara

Aktivitas keuangan yang berasal dari lokasi rahasia tersebut diawasi oleh adik perempuan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, yaitu Kim Yo Jong, yang diperkirakan menjaga keuangan negara dengan mengendalikan kegiatan terlarang yang dilakukan dari Kamar 39 yang diyakini terletak di dalam gedung Partai Buruh yang berkuasa di Pyongyang, Korea Utara dan tidak jauh dari salah satu tempat tinggal pemimpin Korea Utara tersebut

Terkait peran Kim Yo Jong dalam Kamar 39 tersebut, pada bulan Februari 2020 pakar Korea Utara Harry Kazianis, John Dale Grover dan Adriana Nazarko menulis di The National Interest dan juga mengatakan, “Tidak diketahui seberapa besar peran beliau (Kim Yo Jong – Red) dalam mengurus kantor (Kamar 39 – Red) tidak diketahui, kemungkinan karena posisinya dalam mengelola keluarga Kim, namun dia berperan dalam mengawasi transaksi keuangan yang secara langsung berhubungan dengan dana tertentu yang membiayai rezim.

(BOCOR KE PUBLIK) Tempat ini menjadi saksi bisu bisnis ilegal Kim Jong Un

Sumber: eturbonews.com

Kamar 39 sendiri merupakan kantor terbesar dari tiga kantor berpengaruh di Lantai Tiga, bersama dengan Kantor 35 yang menjadi kantor intelijen Korea Utara serta Kantor 38 yang menangani kegiatan keuangan legal, dan juga menjadi pusat penyimpanan mata uang asing, yang diperoleh melalui berbagai macam investasi luar negeri, perdagangan gelap dan transaksi bebas pajak, sehingga memungkinkan rezim Kim tetap berkuasa di Korea Utara

Selain itu, Kamar 39 mengelola pendapatan mata uang asing dari transaksi yang dilakukan oleh orang asing di hotel-hotel yang berlokasi di Pyongyang, Korea Utara dan juga dari perdagangan komoditas, seperti emas dan seng serta ekspor pertanian dan perikanan

Lebih lanjut, Kamar 39 juga diyakini mengendalikan hingga 120 perusahaan legal, termasuk Zokwang Trading dan Bank Taesong, dan juga mengelola keuntungan setiap tahun dari ekspor tekstil dengan label palsu “buatan China” serta upah dari sekitar 50.000 pekerja Korea Utara yang dikirim untuk bekerja di luar negeri

Para pejabat intelijen Amerika Serikat telah mencoba selama bertahun-tahun untuk menembus tingkat keamanan ruangan rahasia tersebut untuk mengidentifikasi transaksi ilegal yang bersumber dari Kamar 39 tersebut, dengan keberhasilan yang terbatas

Terkait keberadaan Kamar 39 tersebut, Barack Obama (sewaktu menjadi Presiden Amerika Serikat) menandatangani Executive Order 13551 pada tanggal 30 Agustus 2010, yang membatasi keuangan rezim lalim

Executive Order 13551 sendiri merupakan sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat terhadap Korea Utara dan menargetkan individu dan entitas yang memfasilitasi perdagangan senjata Korea Utara dan material terkait, pengadaan barang-barang mewah serta keterlibatan dalam kegiatan ekonomi terlarang tertentu, seperti pencucian uang, pemalsuan barang dan mata uang, penyelundupan uang secara massal serta perdagangan narkotika

(BOCOR KE PUBLIK) Tempat ini menjadi saksi bisu bisnis ilegal Kim Jong Un

Sumber: 1461days.blogspot.com

Meski demikian, setelah Executive Order 13551 dijalankan, justru terjadi peningkatan pendapatan rezim Kim yang dihasilkan dari Kamar 39 tersebut

(BOCOR KE PUBLIK) Tempat ini menjadi saksi bisu bisnis ilegal Kim Jong Un

Sumber: thedrive.com

(BOCOR KE PUBLIK) Tempat ini menjadi saksi bisu bisnis ilegal Kim Jong Un

Sumber: youtube.com

NB: Sebagian berita ini diterjemahkan secara bebas oleh Rudy Haryanto (Founder One Indonesia Satu, Kerygma Ministries dan WAG IDNEWS) dari berita berbahasa Inggris dengan judul “Inside Room 39 – North Korea’s secret Orwellian location that funnels the regime’s wealth” menggunakan aplikasi Google Translate




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: