DAHSYAAAAAAAT !!! Perawat ini Hanya Pakai Lingerie dan APD Transparan saat Layani Pasien Pria Covid-19

   Send article as PDF   

Kabar menggemparkan datang dari negara Rusia, dimana belum lama ini salah seorang perawat Rusia hanya mengenakan lingerie dan Alat Perlindung Diri (APD) transparan saat melayani pasien pria yang terpapar virus Corona (Covid-19)

Perawat bernama Nadia (23 tahun) tersebut dari awal beralasan bahwa seragam perawat dengan Alat Pelindung Diri (APD) terlalu panas untuk dikenakan, sehingga dirinya hanya memakai celana dalam dan bra yang berbalut Alat Pelindung Diri (APD)

Saya terlalu panas,” ungkap Nadia

DAHSYAAAAAAAT !!! Perawat ini Hanya Pakai Lingerie dan APD Transparan saat Layani Pasien Pria Covid-19

Sumber: lifestyle.kompas.com



Meski demikian, Nadia baru menyadari jika Alat Pelindung Diri (APD) yang dia kenakan tersebut transparan alias tembus pandang dan kini beliau menghadapi sanksi yang dijatuhkan oleh kementerian kesehatan regional setempat, karena dianggap melanggar aturan mengenai seragam perawat

Nadia sendiri merupakan salah seorang perawat yang merawat para pasien Covid-19 di Rumah Sakit Klinik Regional Tula, Rusia dan kebetulan, semua pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut adalah pria

Para pasien pria tersebut tidak keberatan dengan busana yang dipakai Nadia dan ketika kementerian kesehatan regional setempat menjatuhkan sanksi terhadap Nadia, publik setempat ramai-ramai membela Nadia, dimana selain alasan yang disampaikan oleh perawat cantik tersebut logis alias masuk akal, yakni seragam perawat terlalu panas, apa yang Nadia lakukan tersebut juga membangkitkan suasana hati para pasien pria virus Corona (Covid-19

Para warga setempat bahkan mengkritik balik pemerintah setempat yang tidak memperhatikan keluhan para perawat, termasuk pakaian yang membuat mereka tersiksa

Kenapa ditegur ?” bela Albert Kuzminov yang merupakan salah seorang warga setempat setelah mengetahui sanksi yang dijatuhkan terhadap Nadia

Bagus sekali, dia membangkitkan suasana hati para pasien,” bela Marina Astakhova (salah seorang warga setempat lainnya)

Mengapa menghukum perawat ? Anda perlu menghadiahinya. Melihat pakaian ini, tidak ada yang mau mati,” kata Valery Kapnin (warga setempat lainnya yang juga membela Nadia)

Sementara itu, kolega/rekan sejawat, dokter dan politisi pun bergegas membela Nadia dan menuduh pimpinan rumah sakit di kota Tula gagal memberikan Alat Perlindung Diri (APD) yang benar untuk bekerja di bangsal pasien virus Corona

Mereka mengungkapkan bahwa perawat cantik tersebut tidak diberi scrub yang tepat untuk dipakai di bawah gaun tipis, yang juga terlalu tipis untuk menawarkan perlindungan yang tepat dari virus Corona

Sekarang dia sedang dalam tekanan besar. Dia sangat terkejut dan takut kehilangan pekerjaannya sama sekali,” kata seorang rekan kerja Nadia kepada surat kabar Komsomolskaya Pravda

Dr Anastasia Vasilyeva (Kepala Aliansi Dokter) yang telah kritis terhadap tanggapan Rusia terhadap virus Corona, menawarkan diri untuk mendukung perawat cantik tersebut dalam mengajukan banding terhadap hukuman yang dijatuhkan terhadap Nadia

Jika dia menoleh ke kita, kita akan melindunginya,” tegas Dr Anastasia Vasilyeva

Kenyataan bahwa kostum tersebut tidak memenuhi standar merupakan masalah bagi manajemen dan bukan perawat, dimana gambar tersebut menunjukkan bahwa Nadia mengenakan semacam jas plastik

Kita perlu memperhatikan bukan pada [pakaian dalam] miliknya, tetapi bahwa (gaunnya) tidak memenuhi standar yang diperlukan,” lanjut Dr Anastasia Vasilyeva

Kostum anti-wabah tidak pernah transparan dan juga harus dibuat dari kain yang sama sekali berbeda

Nadia tidak melanggar hukum dan mengapa dia, jika panas, menempatkan dirinya dalam bahaya apa pun ?‘ ucap Dr Anastasia Vasilyeva

DAHSYAAAAAAAT !!! Perawat ini Hanya Pakai Lingerie dan APD Transparan saat Layani Pasien Pria Covid-19

Sumber: sumut.sindonews.com

Salah seorang perawat yang bekerja dengan Nadia menuturkan bahwa rekan-rekannya tidak ingin mengatakan lebih, karena mereka takut menyakiti Nadia

Perawat tersebut menambahkan bahwa insiden tersebut terjadi, karena ada kekurangan pakaian medis untuk dipakai di bawah gaun pelindung

Secara umum kita diberikan APD, tetapi dari waktu ke waktu kita kehabisan,” ujar salah seorang perawat tersebut

Perawat Oksana Drybo, dari rumah sakit yang sama, menjelaskan pentingnya memahami mengapa insiden tersebut terjadi, dimana ada persediaan yang tidak memadai dari pakaian dalam pakai atau dapat digunakan kembali untuk dipakai perawat saat mereka merawat pasien virus Corona (Covid-19)

Para petugas medis tidak suka memakai jas transparan, tetapi tidak ada yang lain,” keluh Oksana Drybo

Mantan petinju profesional yang sekarang menjadi anggota parlemen pro-Vladimir Putin, yaitu Nikolai Valuev, mendesak pasien untuk menulis surat kepada pihak berwenang

Mari kita berharap bahwa perawat dengan penampilannya membangkitkan pada pasien pria keinginan untuk hidup. Mereka menemukan kekuatan untuk melawan penyakit ini bahkan lebih aktif. Sebagai aturan, emosi yang baik selalu berkontribusi pada pemulihan,” ungkap Nikolai Valuev

Politisi lainnya, yaitu Vitaly Milonov, mengatakan, “Tidak ada metode disipliner yang harus dijatuhkan pada (perawat). Tidak ada niat jahat…Saya yakin dia sendiri malu…

Anastasia Yakusheva (kepala merek pakaian dalam Miss X) mengatakan “Kami ingin perawat Tula menjadi model merek pakaian dalam kami. Kami siap memberikan beberapa set produk baru eksklusif untuk pemasangan, dan di masa depan kami berencana untuk membuat perjanjian tahunan dengannya. Tetapi dia harus menghentikan pekerjaannya sebagai perawat.




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu dan WAG IDNEWS, praktisi blogging, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: