DAHSYAAAAAAAT !!! Mantan Polisi Penangkap Tommy Soeharto ini Diangkat jadi Komisaris Salah Satu BUMN

   Send article as PDF   

Sebagaimana telah diketahui bersama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak jajaran direksi dan komisaris PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dimana beliau mengangkat Carlo Brix Tewu menjadi Komisaris BUMN tersebut. Carlo Brix Tewu sendiri merupakan lulusan Akpol 1985 dan memiliki pengalaman di bidang reserse, dimana selama beliau bertugas di kepolisian, dirinya memiliki beberapa prestasi gemilang, diantaranya mengungkap kasus pembunuhan Hakim Agung Saifudin Syafiuddin Kartasasmita dan menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, yang terlibat dalam pembunuhan tersebut, bersama dengan Tim Kobra

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 3,65 triliun atau setara dengan 90 persen dari total laba bersih perusahaan pada tahun 2019 sebesar Rp 4,1 triliun. Sekretaris Perusahaan sekaligus Direktur Operasi dan Produksi Bukit Asam Hadis Surya Palapa menjelaskan perusahaan dapat mempertahankan kinerja sepanjang tahun 2019, dimana pendapatan perusahaan naik 3 persen (dari Rp 21,2 triliun menjadi Rp 21,8 triliun)




Hadis Surya Palapa menjabarkan bahwa pendapatan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) tersebut diperoleh dari penjualan baru bara domestik sebesar 57 persen, batu bara ekspor sebesar 41 persen dan aktivitas lainnya, seperti penjualan listrik, briket, minyak sawit mentah dan inti sawit, jasa kesehatan rumah sakit dan jasa sewa, sebesar 2 persen

Pencapaian laba dan pendapatan ini tentu didukung oleh kinerja operasional perusahaan yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ucap Hadis Surya Palapa

Hadis Surya Palapa juga menerangkan bahwa produksi batu bara tahun 2019 meningkat 10,2 persen dan kapasitas angkutan batu bara naik 7 persen, sehingga mendongkrak penjualan batu bara sebesar 13 persen pada tahun 2019

Kenaikan volume penjualan ini karena adanya ekspansi ke pasar-pasar potensial seperti Jepang, Hong Kong, Vietnam, Taiwan, dan Filipina,” terang Hadis Surya Palapa

Untuk tahun 2020, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menargetkan produksi batu bara sebesar 30,3 juta ton )naik 4 persen dari realisasi tahun 2019 sebanyak 29,1 juta ton), angkutan batu bara ditargetkan meningkat 13 persen dan penjualan batu bara naik 8 persen

Sebagai info tambahan, selain Carlo Brix Tewu, Erick Thohir juga mengangkat E Piterdono HZ dan Irwandy Arif sebagai komisaris perusahaan (menggantikan posisi Robert Heri, Taufik Madjid dan Soenggoel Pardamean Sitorus). Posisi Heru Setyobudi Suprayoga sebagai komisaris independen digantikan oleh Andi Pahril Pawi. Selain itu, posisi Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Operasi dan Produksi digantikan oleh Hadis Surya Palapa. Keputusan ini disetujui oleh seluruh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari Rabu tanggal 10 Juni 2020




One Indonesia Satu

Website resmi One Indonesia Satu yang dimiliki Rudy Haryanto (Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Founder One Indonesia Satu, Kerygma Ministries dan WAG IDNEWS, Citizen Reporter Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Freelance Writer UC We-Media) dan penulis di Kompasiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yuk kita ramai-ramai subscribe YouTube Channel One Indonesia Satu dengan meng klik tombol YouTube di bawah ini

%d bloggers like this: