4 Pemain Bintang Sepakbola yang Karirnya Hancur Karena Ulah Sendiri

  • Bagikan

Surabaya (ONEINDONESIASATU.COM) – Berbakat bukan jaminan karier pemain bola akan aman dan berhasil. Pemain berikut ini, meski punya bakat yang luar biasa tetapi secara tidak langsung malah menghancurkan karirnya sendiri.

Pemain top memang sudah pasti punya bakat yang luar biasa. Namun, tak jarang beberapa dari mereka malah terlena dan akhirnya karirnya hancur karena ulahnya sendiri. Berikut ini contohnya.

Ronaldinho

Mempunyai bakat yang luar biasa, Ronaldinho mencapai puncak karir saat di Barcelona. Trofi La Liga sampai gelar Liga Champions sukses diraih selama 5 tahun bersama Blaugrana. Namun, la larut di dunia malam dan nyaris tak pernah lepas dari pesta.

Saat di AC Milan, karier Ronaldinho mulai goyah. Hanya bertahan 2 tahun di Serie A dan memutuskan berkelana pada umur 31 tahun di berbagai klub Brasil seperti Flamengo, Atlético Mineiro, Queretaro, dan Fluminense.

Mario Balotelli

Diharapkan jadi tumpuan masa depan Italia, Balotelli seolah menolak harapan dengan segala perilaku buruknya. Usai didepak oleh Mancini dari Manchester City, karir Mario Balotelli semakin menurun dan sulit mendapat panggilan timnas Italia.

Karir dia tidak jelas karena memilih untuk mengikuti kebiasaan buruk seperti merokok, mabuk, dan membuat kontroversi lain. Tetapi saat ini, karirnya mulai terselamatkan karena dirinya mulai menemukan performa terbaiknya di liga Turki bersama Adana Demirspor.

Robinho

Pasca menjalani musim kejayaan bersama AC Milan, Robinho seolah tersesat. Pemain yang kurang disiplin ini menghancurkan karirnya sendiri dengan perilaku buruk. Robinho sering mabuk, bahkan dirinya saat ini divonis penjara akibat terlibat kasus pemerkosaan terhadap seorang wanita.

Baca Juga:James Rodriguez, Totti, dan Nasib Pemain Nomor 10 yang Akan Punah! Ini AlasannyaTottenham Hotpurs Menang Tipis Atas Everton 1-0Askab PSSI Jember Tertibkan Kompetisi Internal

Paul Merson

Arsenal punya pemain berbakat yang mencuri perhatian di era 80-an hingga 90-an. Tampil dalam 416 laga hingga musim 1996/1997, Merson sukses mencetak 99 gol. Dia juga memenangkan 2 gelar Liga Inggris, 1 Piala FA, 1 Piala Liga, dan 1 Piala Winners di Arsenal.

Mendapat uang yang melimpah, Merson justru kecanduan bermain judi. Bukan hanya itu, ia juga menjadi pecandu kokain dan alkohol. Di tahun 1998, ia dijual Arsenal ke Aston Villa. Sampai saat itu pula penampilannya memburuk dan hanya mendapat kesempatan memperkuat tim-tim medioker.

Itulah beberapa pemain yang mendapat kesempatan emas, namun menyia-nyiakan dengan kelakukan buruk. (dan/ian)

Sumber: beritajatim.com

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di oneindonesiasatudotcom@gmail.com.
  • Bagikan