Geledah Kediaman Petinggi Summarecon Agung, KPK Temukan Bukti Baru

  • Bagikan

ONEINDONESIASATU.COM, Jakarta Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman Vice President Real Estate Summarecon Agung Oon Nusihono (ON) pada Jumat, 10 Juni 2022.

Penggeledahan berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa suap pengurusan perizinan di wilayah Pemerintah Kota Yogyakarta.

"Tim penyidik pada (10/6) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di wilayah Jakarta yaitu dirumah kediaman Tersangka ON (Oon Nasihono)," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (13/6/2022).

Ali mengatakan, tim penyidik menemukan bukti baru terkait kasus tersebut. Bukti tersebut akan dianalisa dan dikonfirmasi kepada tersangka dan para saksi dalam agenda pemeriksaan.

"Di lokasi iditemukan dan diamankan antara lain berbagai dokumen permohonan perizinan yang diduga terkait dengan perkara," kata Ali.

Sebelumnya, KPK membuka kemungkinan memanggil dan memeriksa jajaran direksi di PT Summarecon Agung Tbk. Pemanggilan berkaitan dengan kasus dugaan suap izin apartemen di Maliboro, Yogyakarta yang menjerat bekas Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

"Kalau kemudian dibutuhkan keterangannya, ya, siapapun dari pihak SA (Summarecon Agung) pasti kami panggil," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (7/6/2022).

Pada kasus ini, selain mantan Walkot Yogyakarta Haryadi Suyuti, KPK juga menetapkan Vice President Real Estate Summarecon Agung Oon Nusihono jadi tersangka. Oon diduga menyuap Haryadi sebesar USD 27.258 demi memuluskan izin mendirikan bangunan (IMB) apartemen Royal Kedaton di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

 

 

Sumber: liputan6.com

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di oneindonesiasatudotcom@gmail.com.
  • Bagikan