Tangis Nabila Ishma Pecah di Depan Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz

  • Bagikan

ONEINDONESIASATU.COM – Selain pihak keluarga, kesedihan atas meninggalnya Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab disapa Eril, juga dirasakan sang kekasih, Nabila Ishma. Video perempuan berhijab saat melayat ke rumah duka viral di media sosial.

Video ini awalnya ditayangkan oleh salah satu tv swasta yang kemudian diposting ulang di media sosial termasuk di Instagram dan TikTok. Nabila Ishma melayat ke rumah duka Eril di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/6) malam.

Dalam video, Nabila Ishma tampak menggunakan pakaian warna hitam dan kerudung dengan warna senada. Berada di depan peti jenazah Eril, Nabila Ishma spontan terduduk. Tangisnya menjadi tak terbendung. Dia pun sempat ditenangkan oleh keluarganya.

Dalam video yang diposting akun Instagram Lambe Turah, terlihat Nabila Ishma memegangi peti jenazah Eril seolah menjadi tanda perpisahan mereka di dunia.

Dalam postingan Instagram Nabila Ishma, dia memang sempat berjanji akan ketemu dengan Eril untuk terakhir kalinya setelah jenazahnya ditemukan pada Rabu (8/6) pagi waktu waktu setempat di Bendungan Engehalde, Sungai Aare, Swiss. Ditemukan oleh seorang guru SD bernama Mrs. Geraldine Beldi.

“Sebentar lagi kita ketemu lagii rill. Setelah itu, kamu bisa pulang dengan tenang.. Insyaallah kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti di syurga Allah. Until we meet again, A eril. I love you, always,” tulis Nabila Ishma di akun Instagram pribadinya.

Mengenang Eril, Nabila Ishma menyatakan bahwa mantan kekasihnya itu merupakan sosok yang sangat baik. Bukan saja baik kepada dirinya, Eril juga sangat baik kepada keluarganya.

“Terima kasih sudah membuat aku bahagia selama ini. Terimakasih sudah dengan tulus memberikan perhatian dan kasih sayang bukan cuma untuk aku tapi juga keluarga aku,” ujar Nabila Ishma.

Pemilik jumlah followers 916 ribu Instagram itu mengucapkan terima kasih kepada Eril yang selama ini banyak memberikannya pelajaran berharga.

“Terimakasih juga selalu menguatkan aku disaat aku ragu dengan diriku sendiri. Ril, Tak ada satupun rasa sakit yang kamu tinggalkan, cuma ribuan kenangan manis yang akan selalu menjadi warna di hidup aku,” lanjutnya.

Eril yang pergi ke Swiss dalam rangka menuntut ilmu untuk melanjutkan pendidikan S2 disebut Nabila Ishma meninggal dunia dengan cara yang sangat indah. Yang lebih menggetarkan hati, dia didoakan oleh banyak orang.

“Kamu yang selalu tersenyum dan wangi, juga pulang dengan keadaan yang serupa. Aku yakin, dimanapun kamu berada sekarang pasti kamu ada di tempat yang terbaik dan kamu pasti bahagia,” ujar Nabil Ishma.

Nabila berjanji akan terus melaksanakan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan Eril selama itu dengan caranya sendiri. Nabila juga berjanji akan berusaha membahagiakan diri dengan banyak tersenyum seperti yang diinginkan Eril.

“Aku enggak akan berhenti selalu mendoakan kamu dari sini. Insya Allah aku kuat dan ikhlas karena banyak sekali yang mendoakan kamu ril,” tandasnya.

Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab disapa Eril meninggal dunia setelah sempat terbawa arus saat berenang di Sungai Aare, Swiss, pada Kamis (26/5) lalu. Jasad Eril sempat menghilang sampai akhirnya ditemukan sekitar 14 hari kemudian atau pada Rabu (8/6). Kondisi tubuhnya tetap dalam keadaan utuh tanpa kurang suatu apapun berada di air sungai Aare yang sangat dingin selama 2 minggu.

Jenazah Eril dimakamkan hari ini di daerah Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Prosesi pemakaman dihadiri keluarga, sahabat dan sejumlah kepala daerah di lingkungan Jawa Barat. Ridwan Kamil, istri, serta keluarga tampak menggunakan pakaian serba hitam di acara pemakaman Eril.

Sumber: jawapos.com

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di oneindonesiasatudotcom@gmail.com.
  • Bagikan