Tolak Dibubarkan, Natalius Pigai: Selama Ada Korupsi, KPK Masih Dibutuhkan

  • Bagikan

Aktivis kemanusiaan asal Papua Natalius Pigai menolak keras usulan beberapa pihak yang meminta KPK dibubarkan.

Menurut Pigai, suara pembubaran merepresentasikan para bandit. Ia pun mempertanyakan pihak-pihak yang mengusulkan apakah menjadi bagian dari bandit?

Meski tidak menunjuk pihak pengusul dan mengaku tidak menyerang individu, Pigai menyatakan dengan tegas bahwa bangsa Indonesia sangat membutuhkan KPK.

"Memang KPK bukan yang terbaik, tetapi tetap dibutuhkan selama korupsi masih ada," demikian kata Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin dini hari (13/6).

Dalam pandangan mantan komisioner Komnas HAM ini, KPK saat ini sedang fokus membunuh embrio korupsi dan berusaha keras membangun budaya antikorupsi.

"Tetap dukung KPK!' pungkas Pigai.

Salah satu pihak yang mengusulkan KPK dibubarkan adalah Novel Baswedan. Novel beranggapan jika KPK tidak dibubarkan, maka Firli Bahuri ia tuding akan menyelaraskan kerja pemberantasan sesuai rencana mantan Kabarhakam Polri itu.

Bahkan melalui laman Twiiter pribadinya, Novel menuding penanganan korupsi era Firli hanya pura-pura dan pemborosan semata.

Selain itu, mantan pegawai KPK lainnya yang juga  mengusulkan pembubaran lembaga antirasuah adalah Rasamala Aritonang.

Dasar usulan pembubaran itu dikarenakan hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia mengungkapkan data menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap KPK.

Sumber: rmol

Foto: Aktivis kemanusiaan asal Papua Natalius Pigai/Net

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di oneindonesiasatudotcom@gmail.com.
  • Bagikan