Jubir PSI Sebut Anies Gubernur Intoleran, Politisi Demokrat: Itu Bisa Masuk Pencemaran Nama Baik!

  • Bagikan

Politikus Partai Demokrat, Agus Wibowo alias Awe mengingatkan Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo berhati-hati dengan ucapannya yang mengatakan bahwa Anies Baswedan adalah gubernur intoleran.

“Jadi juru bicara itu semestinya hati-hati dengan konsekuensi hukum dari pernyataannya,” kata Awe di akun Twitternya, Senin (20/6/2022).

Menurut Awe, pernyataan Sigit itu termasuk pencemaran nama baik yang bisa masuk ranah hukum.

“Mengatakan pak Anies itu intoleran bisa masuk ke pencemaran nama baik. Terlalu yakin dengan status sebagai partai penguasa?,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya,  Sigit mengungkit jejak politik identitas yang digunakan Anies Baswedan beserta pendukungnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Sigit bahkan menyebut Anies sebagai gubernur intoleran.

“Jejak intoleran Pak Anies Baswedan masih bertebaran dan sangat mudah ditemukan, terutama terkait dengan Pilkada DKI 2017,” kata Sigit di akun Twitternya, Senin (20/6/2022).

Sigit melanjutkan, Pilkada DKI Jakarta pada 2017 silam merupakan pemilihan terburuk dalam sejarah Indonesia. Pilkada ini sangat minim materi kampanye subtantif, dan lebih didominasi politisasi isu Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan (SARA).

“Meskipun selalu dibantah oleh Anies dan pendukungnya, namun warga Jakarta menyaksikan sendiri bagaimana isu SARA digunakan oleh para pendukung Anies untuk menyerang lawan politiknya di Pilkada DKI Jakarta 2017,” jelasnya.

Sumber: wartaekonomi

Foto: Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo/Net

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di oneindonesiasatudotcom@gmail.com.
  • Bagikan