Tak Mau Patuhi Undang-undang, Turki Blokir Media Jerman dan AS

  • Bagikan
X

Dua media arus utama Barat, Deutsche Welle (DW) milik Jerman dan stasiun radio internasional AS Voice of America (VoA) milik AS telah dilarang mengudara di Turki.

Pemblokiran tersebut dilakukan Otoritas Penyiaran Turki (RTUK) setelah kedua outlet menolak untuk mendapatkan lisensi penyiaran atau mengubah situs web mereka untuk mematuhi undang-undang setempat.

Mengomentari larangan tersebut, direktur DW, Peter Limbourg, bersumpah untuk menantang langkah regulator di pengadilan.

“DW akan mengambil tindakan hukum terhadap pemblokiran tersebut,” kata Limbourg dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, Jumat (1/7).

Limbourg mengatakan medianya telah berulang kali mencoba memberi tahu pengawas media Turki alasan mengapa tidak dapat memenuhi permintaan untuk mendapatkan izin, termasuk fakta bahwa media berlisensi di Turki diharuskan menghapus konten yang dianggap tidak pantas oleh pengawas.

Semetara itu induk VoA, Badan Media Global AS (USAGM) mengecam larangan tersebut sebagai tindakan "penyensoran" oleh otoritas Turki.

Sumber: dunia.rmol.id

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan