Beda Pandangan Kelompok Pengacara tentang Kasus Penembakan Brigadir J

  • Bagikan
X

Dua pengacara dari organisasi yang berbeda bertentangan dalam menilai kabar di media sosial terkait kasus penembakan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Pengacara sekaligus Koordinator Pergerakan Advokat (Perekat) Nusantara Petrus Selestinus menilai kabar di media sosial terkait kasus polisi tembak polisi yang terjadi pada Jumat (8/7/2022) mengarahkan publik kepada penghakiman terhadap Irjen Ferdy Sambo.

Menurut dia, pernyataan keluarga dan pengacara Brigadir Yoshua yang mencurigai adanya penganiayaan dan pembunuhan terhadap anggota Propam Polri itu menyebabkan publik mencurigai Ferdy.

"Akibat pernyataan ini (keluarga Brigadir Yoshua -red), masyarakat dari hari ke hari menempatkan Irjen Ferdy Sambo sebagai pelaku, atau setidaknya sebagai otak dalam peristiwa ini," terangnya dalam Kompas Petang, Senin (25/7/2022).

Dia juga menyoroti pemberitaan di media massa yang menurutnya mengarahkan persepsi publik terhadap istri Kadiv Propam nonaktif itu.

"Dari hari ke hari berita yang dimunculkan hanya ditujukan kepada Ferdy Sambo dan berkembang terus sampai kepada persoalan terkait hubungan yang disebut sebagai perselingkuhan dari istri Ferdy Sambo dengan Brigadir J," imbuhnya.

Sumber: kompas.tv

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan