Mengejutkan! Pilot Rusia Ngaku Diminta Ukraina Bajak Jet Tempur, Diiming-imingi Rp 15 Miliar

  • Bagikan
X

Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengatakan bahwa seorang tokoh terkemuka dari organisasi investigasi yang didanai pemerintah Amerika Serikat (AS) Bellingcat terlibat rencana mata-mata Ukraina untuk membajak beberapa jet militer.

Keterangan itu diutarakan seorang pejabat keamanan dan pilot yang menjadi sasaran agen dari Kiev. Intelijen Rusia mengklaim telah berhasil menggagalkan rencana tersebut.

Dilaporkan RT, FSB menjelaskan bahwa pilot Rusia dijanjikan paspor dari negara-negara anggota Uni Eropa, dan hadiah uang tunai yang besar untuk berpartisipasi dalam rencana tersebut.

Pada awal konflik yang sedang berlangsung, Ukraina menyusun daftar perangkat keras militer Rusia, menggunakan informasi yang tersedia untuk umum. Mereka menjanjikan imbalan uang bagi calon pembelot yang berhasil membawa peralatan tersebut.

Semakin rumit senjatanya, semakin tinggi imbalan yang dijanjikan, dengan pesawat tempur, helikopter, dan tank mendapatkan bayaran tertinggi hingga USD1 juta (sekira Rp14,9 miliar).

Foto: Ilustras/Reuters

Sumber: news.okezone.com

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan