Susno Duadji Anggap Kematian Brigadir J Kasus yang Mudah Diungkap: Tak Perlu Kapolri Hingga Presiden Turun

  • Bagikan
X

Menjelang proses autopsi ulang atau ekshumasi membongkar makam Brigadir J untuk keperluan proses penyidikan atas kematian yang dianggap janggal oleh pihak pengacara yang mewakili keluarga, Tak ketinggalan ikut menyoroti kasus yang ramai di publik Susno Duadji anggap Kematian Brigadir J kasus yang mudah diungkap: tak perlu Kapolri hingga Presiden turun. 

Selaku Mantan Kabareskrim Polri hingga novermber 2009,  tak perlu Kapolri hingga Presiden turun. Kasus aksi baku tembak antar polisi, dimana atas insiden itu menewaskan Brigadir J ditangan rekan kerjanya yakni Bharada E.  

Dimana saat dikembalikan jenazah Brigpol Nofryansyah Yosua Hutabarat kepada keluarga, membuat stres keluarga karena melihat kondisi jasah dengan sejumlah luka tak wajar di sekujur tubuh sang anak. 

Kematian Brigadir J pun dianggap janggal oleh pihak keluarga dengan bantuan kuasa hukumnya bernama Kamaruddin Simanjuntak melaporkan hal ini Bareksrim Polri atas dugaan pembunuhan berencana. 

Hingga kini buntut atas aksi penembakan antar polisi itu, 3 Perwira Polisi nonaktifkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. untuk menghindari konflik kepentingan dan agar kasus ini menjadi lebih terang benderang. 

diantaranya adalah Irjen Pol Ferdy Sambo selaku Kadiv Propam Polri, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto selaku Kapolres  Metro Jakarta Selatan dan Brigjen Pol Hendra Kurniawan sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal Polri (Karo Paminal) Tim khusus (timsus) bentuk dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabawo untuk penanganan kasus lebih serius, terbuka dan menetralisir isu liar yang menyeruak, Timsus itu dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. 

Sumber: tvonenews.com

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan