Harus Ada Tindakan, Legislator PKS Menduga Masalah Penyekapan WNI di Kamboja Sistemik

  • Bagikan
X

Pemerintah harus segera mengambil langkah dan membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga ditahan oleh oknum penipuan perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja.

Berdasarkan data Mabes Polri yang dialaporkan atase pertahanan Polri Setelah berkoordinasi dengan KBRI Kamboja, penyekapan itu dialami 60 orang WNI.

Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menduga ada mafia rekrutmen pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural untuk bekerja di perusahaan investasi maupun teknologi informasi di Kamboja.

"KBRI kita di Kamboja sudah bergerak, kita harapkan bisa berkolaborasi dengan kepolisian Kamboja untuk mengusut hal yang sudah masuk ranah pidana dan mengarah ke dugaan perdagangan orang ini," kata Kurniasih kepada wartawan, Jumat (29/7).

Tidak hanya masalah penyekapan di Kamboja, Kurniasih juga meminta agar aparat kepolisian bisa mengusut jaringan perekrut WNI yang berada di wilayah hukum Indonesia.

"Informasi dari KBRI ada 260 WNI kita yang sudah jadi korban penipuan tawaran pekerjaan di Kamboja. Artinya ini sudah sistemik dan pasti ada operatornya di Indonesia. Aparat kita harus mengusut dan membongkarnya," terangnya.

Sumber: rmol.id

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan