Resepsi Pakai Adat Jawa, Anies: Tia dan Ali Dibesarkan Keluarga yang Menjaga Sunah

  • Bagikan
X

Suasana adat Jawa sangat kental dalam resepsi pernikahan putri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Mutiara Annisa Baswedan dengan Ali Saleh Alhuraebi yang berlangsung di Putri Duyung Resort, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (29/7).

Mutiara mengenakan kebaya kutu baru berbahan velvet warna pink dan kain batik Yogya Sido Asih dan Yogya latar cemeng. Sementara Ali, mengenakan surjan dan kain batik Yogya Sido Asih dan Yogya latar cemeng.

Kebaya kutu baru merupakan busana asli Indonesia yang memiliki tampilan elegan. Lalu kain batik Sido Asih merupakan jenis batik keraton yang bermakna berkelanjutan dan kasih sayang yang menjadi simbol kehidupan manusia yang penuh kasih sayang, sehingga dapat menenteramkan kehidupan di dunia maupun akhirat.

Sementara itu, kain surjan merupakan busana atas untuk pria. Surjan merupakan busana resmi adat Jawa (Yogyakarta) dengan motif lurik dan berlengan panjang.

Dalam sambutannya, Anies Baswedan menyampaikan bahwa Mutiara Baswedan dan Ali Alhuraebi dididik dan dibesarkan dalam keluarga yang menjaga sunahnya.

"Kami bersyukur mereka (Tia dan Ali) berinteraksi, alhamdulillah perjumpaan mereka di kampus berujung di kursi pelaminan," kata Anies saat menyapa tamu undangan seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Sumber: rmol.id

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan