Kata Ray Rangkuti, Perang Rusia dan Ukraina Bakal Jadi Alasan Pemerintah untuk Menunda Pemilu

  • Bagikan
X

Peperangan antara Rusia dan Ukraina yang hingga kini belum tampak akan segera berakhir, tidak akan berdampak besar bagi penyelenggaraan Pemilu 2024 di Indonesia.

Namun, menurut Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina akan selalu dikait-kaitkan oleh pemerintah. Hingga akhirnya dijadikan alasan untuk menunda pemilu.

"Apakah akan ada efek dari perang Ukraina dan Rusia terkait pemilu? Menurut saya secara teoritik tidak ada efeknya, tetapi kenyataannya itulah yang dikait-kaitkan sekarang, jadi alasan meski secara teoritik tidak ada,” ujar Ray ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/8).

Ditambahkan Ray, kondisi ekonomi yang belum stabil ini akan dijadikan bahan pemerintah untuk menunda Pemilu 2024, sebagai akibat dari perang Rusia dan Ukraina.

"Kenapa? Kalaupun ada gangguan secara ekonomi itu menyasar ke semua tempat enggak ada hubungannya dengan Pemilu, termasuk misalnya IKN-nya enggak bisa dilanjutkan karena akibat dari perang Rusia dan Ukraina,” ucapnya.

Ray menegaskan, dampak buruk akibat perang ini akan sedikit dirasakan oleh pemerintah dan tidak boleh mengganggu pesta demokrasi lima tahunan.

Sumber: rmol.id

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan