Islandia: Gunung Berapi Dekat Reykjavik Meletus untuk Kedua Kalinya dalam 6.000 Tahun

  • Bagikan
X

Gunung Fagradalsfjall di Islandia barat daya meletus pada Rabu (3/8), letusan ini dikabarkan hanya berjarak delapan bulan dengan letusan terakhirnya dalam 6000 tahun terakhir. Kantor Meteorologi Islandia mendesak orang-orang untuk tidak pergi ke dekat gunung berapi yang terletak sekitar 32 kilometer (20 mil) barat daya ibukota, Reykjavik.

Letusan di lembah tak berpenghuni ini tidak jauh dari Bandara Keflavik, pusat lalu lintas udara internasional Islandia. Menurut kabar, bandara tetap buka dan tidak ada penerbangan yang terganggu.

Sebuah video siaran langsung milik penyiar negara Islandia menunjukkan magma keluar dari celah sempit sekitar 100 hingga 200 meter di atas area lahar padat. Dilansir dari Independent para ilmuwan telah mengantisipasi letusan di suatu tempat di semenanjung setelah serangkaian gempa bumi selama seminggu terakhir menunjukkan aktivitas vulkanik dekat dengan kerak.

Thorvaldur Thordarson, seorang profesor vulkanologi di Universitas Islandia, mengatakan kepada media Islandia bahwa dia tidak menganggap retakan itu berbahaya selama tidak tumbuh lebih besar. Lebih lanjut profesor vulkanologi ini menghimbau agar masyarakat menghindari menghirup awan gas belerang yang dipancarkan dari gunung berapi.

Letusan yang sama terjadi pada tahun 2021 di area yang sama, menghasilkan aliran lava spektakuler selama beberapa bulan. Ratusan ribu orang berbondong-bondong untuk melihat pemandangan spektakuler yang dikenal sebagai "letusan wisata" karena relatif aman bagi para pengunjung untuk bisa menonton secara langsung.

Islandia merupakan negara yang terletak di atas hotspot vulkanik di Atlantik Utara, rata-rata gunung di sana meletus setiap empat hingga lima tahun.

Sumber: rmol.id

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan