Pengacara Putri Candrawathi Semprot Komentator soal Bawahan Berani ke Istri Atasan

  • Bagikan
X

Peristiwa penembakan Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo di Komples Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, terus menjadi sorotan masyarakat.

Kuasa hukum Putri Candrawathi, Patra M Zein, meminta masyarakat agar menghormati kliennya sebagai pelapor dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat.

Dalam kesempatan ini, Patra mengimbau para komentator untuk tidak memberikan keterangan yang merendahkan Putri Candrawathi sebagai korban kekerasan seksual.

Hal tersebut kata dia tertuang dalam UU Nomor 12 Tahun 2022, tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang baru saja disahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ada larangan-larangan yang tidak boleh dan mesti kita paham. Pertama kita menunjukkan sikap atau pernyataan yang merendahkan korban, nggak boleh. Baik dalam pemberitaan ataupun dalam perkataan, ini amanat undang-undang," ujar Patra kepada wartawan di Jakarta, dikutip Jumat (5/8/2022)

Mantan Ketua YLBHI ini kemudian menyinggung komentator-komentator yang kerap memberikan komentar atau pandangan yang merendahkan Putri Candrawathi sebagai korban kekerasan seksual. Ia memperingatkan.

Sumber: nasional.okezone.com

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan