Demo Tolak Kenaikan BBM di Banyuwangi Panas, Massa Rusak Fasilitas Kantor Eksekutif dan Legislatif

  • Bagikan
X

Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat sore (16/9) berlangsung menegangkan. Sejumlah fasilitas, seperti papan nama legislatif dan pintu gerbang kantor eksekutif dirobohkan massa.

Di tengah aksi, ratusan mahasiswa membakar ban sembari berorasi mengecam pemerintah. Sebab menaikkan harga BBM bersubsidi di tengah kondisi masyarakat yang berusaha bangkit usai terpuruk akibat pandemi Covid-19 bukan sebuah putusan yang bijak.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJatim, ratusan mahasiswa gabungan dari HMI, GMNI, IMM, dan forum BEM se-Banyuwangi itu tiba di depan gedung DPRD Banyuwangi sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka berangkat dari titik kumpul di Kampus Unair Banyuwangi.

Setibanya di simpang tiga DPRD, sejumlah massa mulai naik ke pagar kantor DPRD dan mencabut satu persatu papan nama. Massa demo kemudian menggantinya dengan tulisan "Mosi Tidak Percaya". Menunjukkan bahwa mereka sudah tidak percaya lagi dengan dewan perwakilan rakyat.

"Nama DPRD sudah tidak ada, kita sudah tidak percaya lagi kepada dewan perwakilan rakyat daerah," teriak salah satu Korlap Aksi, Dana Wijaya.

Secara bergiliran orator demo berorasi. Mereka secara tegas tidak akan mundur sebelum harga BBM diturunkan.

Sumber: rmol.id

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan