Wanita Korban Narkoba Curhat ke Komisi III DPR soal Pelecehan Saat Ditangkap

  • Bagikan
X

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Persaudaraan Korban NAPZA Indonesia (PKNI) terkait revisi UU Narkotika. Salah satu korban bercerita pengalamannya saat dia ditangkap.

Hal itu disampaikan salah satu korban narkoba yang juga Divisi Perempuan PKNI, Belinda, dalam RDPU di ruang rapat Komisi III DPR, gedung DPR/MPR, Senin (19/9/2022). Belinda awalnya berbicara soal alasan PKNI memperjuangkan aspek gender masuk ke revisi UU Narkotika.

"Kenapa saya sangat memperjuangkan aspek gender untuk masuk di amendemen, revisi UU, karena banyak pasal-pasal yang memang alpa terhadap isu keperempuanan. Khususnya perempuan pengguna NAPZA," kata Belinda di depan para anggota Komisi III DPR RI.

Belinda menceritakan pengalamannya saat ditangkap ketika menggunakan narkoba 2 tahun lalu. Dia mengaku ditangkap saat berada di rumah.

"Saya memang baru 2 tahun lalu tertangkap, tertangkap tangan di rumah saya. Kemudian, saya berat sih sebenarnya saya ceritakan ini, sebenarnya mengembalikan crime scene memang berat karena traumanya belum selesai," jelasnya.

Dia mengatakan diminta membuka baju di depan aparat penegak hukum. Dia mengatakan saat itu tidak ada polisi wanita atau polwan yang ikut dalam penangkapan tersebut.

Sumber: news.detik.com

Artikel Asli

Note:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan